Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

Walikota Minta Umat Contohi Nabi Muhammad SAW
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di Gedung Asari Al Fatah, Minggu (28/2). Hadir Walikota Ambon, Drs MJ Papilaja, yang turut memberikan kata sambutannya. Acara Maulid yang mengambil tema "Dengan Maulid Nabi, Kita Tingkatkan Kerukunan Hidup Orang Basudara Menuju Ambon Yang Damai Tertib dan Aman" itu berlangsung sederhana namun hikmat.
Dalam sambutannya, Papilaja menyatakan, perayaan Maulid Nabi patut diambil pelajaran dari jejak sejarah kehidupan Rasul Allah itu. Gelar-gelar yang disisipkan kepada pribadi manusia pilihan Tuhan ini, dalam sejarahnya mencapai 200 gelar. "Semua gelar tersebut mengandung arti masing-masing yang intinya memberikan pujian kepada ketinggian pribadi dan akhlak," tandas Papilaja di hadapan hadirin yang sebagian besar jajaran Pemkot Ambon itu.
Karena itu menurut Papilaja, setiap muslim diminta ketika menyebut nama beliau maupun gelar-gelar yang dimiliki oleh Nabi, menimbulkan kecintaan sekaligus keinginan untuk melaksanakan setiap ajaran dan perintahnya. "Misalnya jangan ada rasa cemburu, dengki, gosip dan lain-lain, diantara kita, di jajaran Pemkot Ambon," kata Papilaja mengenai salah satu aplikasi ajaran Nabi, di hadapan hadirin yang umumnya ibu-ibu kalangan pegawai Pemkot itu.
Maulid ditekankan oleh orang nomor satu Pemkot ini, adalah sarana memahami semua sisi baik kepribadian Nabi. Sebutan Muhammad al-Amin, atau al mustafa maupun habibullah, misalnya menggambarkan Nabi sebagai pribadi terpilih, terpuji dan menjadi kekasih Allah. Sudah seharusnya gelar-gelar tersebut direnungi, lalu diambil teladan, apa yang dilakukan Nabi dalam kesehariannya.
Sementara itu Ustad Nasruddin dalam Hikmah Maulidnya menandaskan, Nabi Besar Muhammad SAW selain seorang yang berakhlak mulia dalam kehidupannya, juga dikenal sebagai saudagar yang paling sukses di masanya. Salah satu gelar, yaitu al-Amin di atas, diberikan masyarakat sekitarnya karena kejujuran dalam bertransaksi dagang dengan pihak lain.
Karena itu tidak heran kalau apa saja yang menjadi lahan usahanya selalu sukses, sebab adanya kepercayaan orang lain. "Beliau juga seorang superleader, yang dalam dunia bisnis sifat seperti itu sangat dibutuhkan, untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain," kata Ustad Nasruddin, sambil menambahkan, istri beliau Siti Khadijah pun, seorang saudagar perempuan terkaya masa itu, awalnya jatuh hati karena kejujuran Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan Maulid tersebut juga disemarakkan dengan beberapa lagu-lagu religius yang diiringi tari Saman, dan mencapai puncaknya pada pembacaan Rawi Maulid Syaraful Anam, yang dibawakan ibu-ibu Majelis Taklim Pemkot Ambon.
(CR2) Ambon Ekspres





