Published On: Sat, Dec 16th, 2017

109 Lulusan STAKPN Diwisudakan

Share This
Tags

Sebanyak 109 lulusan pada Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon diwisudakan. Ratusan lulusan ini, terdiri dari 103 lulusan Strata satu (S1) 4 lulusan Magister dan 2 lulusan Doktor.

Acara berlangsung di Gedung Siwa­lima Karang Panjang Ambon, Jumat (16/12) tersebut digelar dalam sidang senat terbuka STAKPN Ambon dalam rangka wisuda sarjana, magister, dan doktor periode 2017.

Ketua STAKPN Ambon, Agusthina Ch Kakiay dalam sambutannya mengata­kan, 109 lulusan ini merupakan salah satu perwujudan bentuk  tanggung­jawab STAKPN kepada bangsa dan negara terutama kepada daerah Maluku dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni bagi pembangunan bangsa  secara khusus  dan pembangunan kema­nusiaan dalam skala yang lebih luas.

“Dengan gelar yang melekat pada lulusan ini, maka juga  akan memikul tanggungjawab besar untuk merespon permasalahan sosial, atas dasar kepe­dulian sosial,” tandas Kakiay

Ia mengingatkan kepada para wisu­dawan agar dalam setiap aktifitas di masyarakat selalu mengendepankan karakter yang berkemampuan dan berkebiasaan memberikan yang terbaik (giving the best) yang dijiwai oleh moral spiritual dan budi pekerti yang mulia.

“Tunjukan pada dunia bahwa STAKPN disamping cerdas dan berilmu, juga memiliki sikap jujur, bertanggung­jawab, adil, peduli, serta senang meno­long dan bekerjasama. Dan sebagai calon pe­mimpin masa depan, saudara juga harus selalu berusaha menegakan nilai-nilai kebaikan, kebenaran dan keluhuran dalam kondisi apapun, serta mempunyai keramahan sosial,” pintanya.

Dikatakan, sebagai wujud pertang­gungjawaaban akademik, STAKPN Ambon sebagai institusi Perguruan Tinggi kini telah terakreditasi dan 7 program studi (prodi) juga telah terakreditasi BAN-PT yang terdiri dari,  prodi PAK terakreditasi  A,  5 prodi terakreditasi B dan 1 prodi terakreditasi C.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff dalam sambutannya yang dibaca­kan Asisten II Sekda Maluku Bidang Kesra, Maritje Lopulalan menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang secara khusus berkarakter keagamaan, STAKPN Ambon kiranya dalam mengembangkan karakter keilmiahnya sebagai lembaga pen­didikan tinggi yang bersenyawa Kristiani.

Nuansa religius yang kental dalam pengembangan keilmuan pada STAKPN Ambon, secara tegas kemudian lahirkan lulusan-lulusan yang miliki wawasan dan pola pikir  yang terstruktur  dalam konspe-konsep teologi Kristiani.

“Melalui sekolah tinggi ini, kiranya dapat jawab kebutuhan-kebutuhan peng­embangan kualitas SDM yang profesional teradap pelayanan publik, sehingga perguruan tinggi dituntut untuk berikan solusi dan jawaban yang akurat, objektif, dan komprehensif terhadap tuntutan dan kebutuhan publik,” ujarnya.

Menurutnya, output dari STAKPAN kiranya juga menciptakan SDM yang dapat mendorong perubahan di dalam masyarakat, bangsa dan negara dalam suasana hidup bermasyarakat yang Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu diharapkan, agar STAKPAN sebagai pembawa suluh untuk menerangi kegelapan dalam proses-proses pemba­ngu­nan dan berdemokratisasi.

“Saya yakin STAKPAN jadi salah satu perguruan tinggi pelopor pelayanan kepada sesama dengan kendepankan firman Allah sebagai landasan utama menciptakan manusia yang takut akan Tuhan dan taat pada ajaran-Nya,” harapnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>