Published On: Sun, Nov 6th, 2016

11.102 Pemilih tak Masuk DPS KPU SBB Temui Disdukcapil

Share This
Tags

pemilu3KPU Kabupaten SBB secara resmi telah bertemu dengan Dinas Kependudukan dan Catatan (Disdukcapil) setempat, menyikapi 11.102 pemilih yang tidak terakomodir di DPS.

Ketua KPU SBB, Silehu Achmad kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Jumat (4/11) mengungkapkan, pihaknya secara resmi telah bertemu dengan Disdukcapil dan meminta, agar instansi tersebut bisa menghimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP agar bisa melakukannya.

Kata dia,  jumlah pemilih 11.102 sangatlah banyak, sehingga sangat disayangkan jika tidak terakomodir dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan ditetapkan pada 2 Desember mendatang.

“Jumlah 11.102 inikan sangat banyak, karena sangat disayangkan jika mereka tidak diakomodir dalam DPT, karena itu kami sudah bertemu langsung dengan Disdukcapil, kami sudah minta mereka, dan hanya dengan kesadaran masyarakat itulah yang sangat dibutuhkan, “ ujarnya.

Ia brharap, pada penetapan DPT nantinya semua masyarakat di Kabupaten SBB bisa terakomidir dalam DPT.

“Karena ini yang terkadang menjadi masalah DPT, sehingga kami harapkan jumlah pemilih 11.102 tersebut bisa terakomodir dalam DPT,” katanya.

Ia juga telah meminta pasangan calon (Paslon) untuk menghimbau masyarakat, dan turut berproses untuk mengajak warga atau pemilih tersebut untuk melakukan perekaman E KTP, supaya bisa terakomodir dalam DPT.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 11.102 pemilih di Kabupaten SBB belum terakomodir dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), lantaran belum memiliki e-KTP.

Ketua KPU SBB, Silehu Achmad kepada Siwalima melalui telepon seluler, Rabu (2/10) menjelaskan KPU telah menetapkan jumlah pemilih sementara di SBB sebanyak 148.383 pemilih dan tersebar di 394 TPS pada 11 kecamatan. Jumlah pemilih ini mengalami kenaikan dari DPT Pilpres tahun 2014 sebesar 139.293 pemilih.

“KPU SBB telah menuangkan dalam surat putusan nomor 25/KPTS/KPU-Kab 029-433645/XI/2016 tertanggal 1 November 2016 tentang penetapan DPS pemilihan bupati dan wakil bupati SBB sebanyak 148.383 pemilih. Jumlah ini kami daptakan setelah memasukkan dalam aplikasi Sitem Informasi Data Pemilih (Sidalih),” ujarnya

Namun ternyata, diluar itu, KPU juga mengantongi daftar pemilih potensial berjumlah 11.102  pemilih yang belum terakomodir dalam DPS lantaran belum memiliki KTP elektronik.

“Jumlah 11.102 bukanlah jumlah pemilih yang kecil. Karena itu, KPU akan melakukan koordinasi dengan disdukcapil setidaknya para pemilih ini bisa diprioritaskan untuk perekaman KTP atau paling tidak ada surat keterangan resmi dari disdukcapil sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang pilkada,” ungkapnya.

Ia mengatakan KPU juga telah menyampaikan masalah ini kepada tim pemenangan 4 paslon yang akan berlaga di SBB agar bisa menghimbau masyarakat yang belum terakomdir untuk mengurus KTP elektronik mereka.

Silehu mencontohkan di dareah Tanjung Sial, berdasarkan hasil pleno dari 1.047 potensial pemilih, hanya 639 pemilih yang terakomodir dalam DPS sementara 408 pemilih lainnya belum terakomodir.

“KPU nantinya akan menyampaikan DPS kepada PPS agar dapat dilakukan pengumuman dan menerima tanggapan darti masyarakat terhadap DPS. Pengumuman dan tanggapan mulai dilakukan 10-19 November. Kemudian perbaikan DPS akan dilakukan lagi oleh PPK umisalnya ada pemilih yang belum tercantum atau sudah menjadi anggota TNI/Polri. Jadwalnya berlangsung dari 20-24 November,” ungkapnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>