Published On: Mon, Nov 24th, 2014

4 Paket Ratusan Bom Aktif

Share This
Tags

3d5f5fa3430c20ad8e03385fc8424f4d_LAwalnya dikira batangan emas, ketika dikorek, ternyata bom batangan, masih aktif, dan bisa meledak bila dipicu. Diperkirakan ada ratusan bom yang dipaketkan dalam beberapa bagian. Ditemukan di Lorong Kayu Manis, RT 005/RW 09, Kebun Cengkih, Desa Batu Merah, oleh Eko Setiawan yang sedang membangun rumah.

Bom pipa tanpa diketahui daya ledaknya itu, dikemas dalam beberapa paket. Lalu dikuburkan, entah sudah berapa lama disana. Masyarakat sekitar memperkirakan bom ini sisa konflik, yang oleh pemiliknya tidak diketahui akan mau dibawah kemana. “Makanya jadi dikuburkan. Kan banyak begitu,” kata salah seorang warga sekitar yang menolak namanya di korankan tadi malam.

Awalnya lokasi ditemukannya ratusan bom tersebut adalah berupa semak-semak. Lalu dalam beberapa tahun terakhir paska konflik, banyak warga kemudian memilih membangun rumah di lokasi tersebut.

Kini daerah itu mulai dipenuhi rumah. “Nah, lokasi tempat ditemukan bom itu sekarang tanahnya kan sudah dibeli orang untuk bangun rumah,” kata warga lainnya, Nendy Kurniawan Asyari.

Paket ratusan bom itu ditemukan sekira pukul 17.30. Saat itu, Eko Setiawan sedang membangun fondasi rumahnya. Saat penggalian fondasi dengan pacul, terdengar bunyi. Dia penasaran, lalu berusaha menemukan asal bunyi tersebut hingga kedalaman 1,5 meter. Terlihat olehnya sebuah karton berlapis benda menyerupai viber.

Eko berusaha mengangkut benda yang ditemukan tersebut. Setelah dilakukan penggalian, ternyata ada paket lain lagi. “Mungkin ini emas batangan,” kata Eko kepada salah seorang warga sekitar sambil bercanda. Mereka sempat tertawa, karena belum mengetahui isi benda tersebut. “Kalau emas, katong bage saja,” tambah warga itu dengan nada tertawa.

Paket itu kemudian dibuka. Lalu terlihat isinya. “Mas, jangan buka benda itu lagi. Letakan saja benda itu. Sepertinya itu, bom,” kata salah seorang ibu rumah tangga, yang juga berada di lokasi tersebut. Eko lantas meletakan benda tersebut dengan sedikit panik.

Mereka kemudian melaporkan hal itu ke Ketua RT Darmazi setempat. Darmazi lantas melaporkan ke Polsek Sirimau. Datang empat orang polisi untuk mengecek kebenaran penemuan benda yang dicurigai sebagai bom tersebut. Setelah dibuka sedikit, tertanya ditemukan ratusan bom.

Polisi memperkirakan satu paket berisi sekitar 100 bom pipa aktif. “Jadi kalau dikalikan empat paket hampir 400 bom di dalamnya,” kata Nendy, mengutip apa yang disampaikan polisi. Polisi dari polsek ini awalnya datang pada pukul 18.00.

Mereka kemudian melaporkan ke Gegana. Pihak Gegana sekira pukul 18.45 datang ke Tempat Kejadian Perkara. Beberapa lokasi kemudian dilingkari police line. Evakuasi ratusan bom itu baru berakhir sekira pukul 21.00.

Ditempat kejadian Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease Ajun Komisaris Besar Polisi Komaruz Zaman menjelaskan, “Dari laporan yang kami terima itu, ada penemuan bahan peledak berjenis bom, sekitar 4 petih oleh warga yang tengah melakukan penggalian untuk membangun rumahnya,” kata dia.

Pria dengan dua melati dipundaknya ini menuturkan, dari 4 buah peti yang di amankan Satuan Gegana Polda Maluku, diperkirakan bahan peledak berjenis bom itu terbuat dari pipa besi.  “Kita lihat itu terbuat dari pipa besi. Kalau ukuranya itu juga belum diketahui termasuk jumlah benda itu. Kita tunggu hasil dari Sat Gegana aja,” kata dia.

Ketika disingggung soal apakah bahan peledak itu masih aktif atau tidak, perwira asal Brimob itu tak mau berkomentar lebih jauh, lantaran bahan peledak tersebut, masih diamakan satuan Gegana.
“Kalau untuk aktif atau tidak itu kita juga masih menunggu hasil dari Gegana, termasuk jenis bom itu. Pokoknya semua itu kita tunggu hasilnya saja. Termasuk dengan total jumlahnya juga,” jelasnya.

Mantan Kapolres Pulau Buru, itu menambahkan, benda tersebut diduga merupakan hasil peninggalan konflik sosial. “Dugaan sementara ini merupakan hasil atau peninggalan dari konflik sosial yang pernah terjadi. Itu belum dipastikan, namun mungkin kalau bisa diurai maka mungkin hasilnya besok bisa kami sampaikan kepada teman-teman wartawan,” ucap Zaman.

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan penyisiran di lokasi kejadian guna mencari benda yang sama lagi. Meski demikian, perwira bermurah senyum ini, meminta kepada seluruh warga untuk selalu mewaspadai hal tersebut.
(ameks)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>