Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

Elpiji Di Maluku Mahal
Harga Elpiji di Maluku akhir-akhir ini semakin meningkat bahkan terkadang sulit untuk mendapatkannya. Bahkan kalaupun ada harganya sangat mahal berkisar Rp 125-130 dari harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 110 ribu.
Wira Penjualan (WP) Regon VII Pertamina Makasar, Tiara ketika dikonfirmasi Siwalima Senin, (1/2) mengatakan, mahalnya elpiji di Maluku serta berkurangnya stok Elpiji dikarenakan Maluku belum memiliki tempat pengisian isi ulang elpiji.
"Kalau dengan harga Rp. 125-130 untuk Maluku, saya rasa itu masih bisa ditoleransi, sekarang kita lihat bahwa sebenarnya elpiji ini diperuntuhkan bagi kalangan menengah ke atas, tetapi dari sisi lain kita juga harus melihat bahwa pengambilan elpiji oleh egen itu di Surabaya, dan ongkosnya variable dan gunakan kontener," jelasnya.
Terkait dengan harga elpiji, lanjut Tiara, untuk Maluku pihaknya telah menetapkan harga sebesar Rp. 110 ribu , dengan diterapkannya harga demikian, pihak agen tentu telah mengimbangi dengan harga angkut dan lain-lainnya.
"Kalau kita gunakan minyak tanah, yang harganya Rp. 3200, sementara pemakaian rumah tangga dalam 1 hari kita ukur 2 liter, kemudian kita kalikan dengan Rp. 6400 kali 1 bulan berarti Rp. 192,000, jadi sebenarnya harga elpiji itu jauh lebih murah dibandingkan minyak tanah, walupun mitan sekarang sudah mendapat subsidi tetap saja masih diatas dari harga elpiji per 12 kilo yang harganya, Rp. 125, itu,"jelasnya.
Menyoal tentang apakah ada pengawasan yang dilakukan oleh Pertamina dalam hal penyaluran elpiji ke agen-agen, Tiara mengaku, Pertamian tetap melakukan pengawasan untuk mengetahui berapa banyak elpiji yang diambil oleh agen, namun untuk agen ke pengecer, pihak Pertamina tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan.
"Di Kota Ambon ada dua agen elpiji yakni, PT. Pemantik dan Herugelindo, kepada dua perusahaan inn Pertamina tetap lakukan pengawasan, namun tidak untuk para pengecer karena memang itu sudah mekanisme pasarnya seperti itu," tandasnya (S-32)





