The Old Wapauwe Mosque

Wapauwe Mosque, built almost six centuries ago, is evidence of along history of Islamic civilization in Maluku. Found in Kaitetu village in Leihitu district, Central Maluku, the old mosque, made of dried sago stems covered in sago leaves, continues to stand strong. The Mosque is an ancient bulding which has Malayan character traits. According to the village story, this mosque was formerly built on the hills and later in 1414 by an unknown supernatural power it moved down to its present location in Kaitetu.

Gedung PLN Dilempari Telur Busuk,

Sementara itu, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi-Politik Rakyat Miskin (LMND-PRM), Senin (8/2), menggelar aksi demontrasi di Kantor PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Aksi ini dipimpin oleh Nurjana Rahawarin. Nampak sejumlah pamflet yang bertuliskan, stop pemadaman lampu hanya masyarakat yang menjadi korbannya, pemadaman lampu bagaikan tumor yang mengganaskan.

Nurjana dalam orasinya mengatakan, walaupun General Manager PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Bagus Setiawan telah diganti, namun pihaknya meminta agar BPK dapat melakukan audit terhadap PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara.

"Kami minta supaya ada transparansi dan keterbukaan dari pihak PT PLN karena ditakutkan peristiwa ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum internal PLN untuk meraup keuntungan dengan mengorbankan masyarakat di daerah ini," ujarnya.

Para demonstran sempat terlibat ketegangan dengan sejumlah satpam yang bertugas di Kantor PLN, karena telur busuk yang dilemparkan ke gedung PLN, nyaris mengenai mereka.

Seusai berorasi, mereka kemudian menempelkan pamflet-pemflet yang dibawa mereka pada dinding pagar Kantor PT PLN.

FPG Desak Kejati Ungkap Manipulasi

Terjadinya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) Maluku dan Maluku Utara dan PT PLN (Cabang) Ambon diduga disebabkan adanya rekayasa dan manipulasi untuk memperkaya diri terutama oknum-oknum di lembaga yang mengelola kelistrikan di daerah ini.

Menyikapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi Maluku Amphy Malioy mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku untuk menyelidiki dugaan manipulasi dan rekayasa dibalik terjadinya pemadaman listrik di Maluku.

"Ada yang tidak beres yang dilakukan PLN dibalik pemadaman listrik yang terjadi saat ini di Kota Ambon. Ini ada rekayasa dan manipulasi yang dilakukan PLN sehingga harus diungkap oleh aparat penegak hukum," tandas Malioy kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (8/2).

Dijelaskan, pemadaman lisrik di Kota Ambon telah memasuki delapan bulan dan rentang waktu itu dimanfaatkan pihak-pihak di PLN untuk meraih keuntungan dan diduga ada kongkalikong didalam internal PLN Maluku dibalik pemadaman listrik tersebut.

"Dibalik krisis listrik yang terjadi di Maluku dan Kota Ambon, oknum-oknum di PLN merugikan Negara hingga miliaran rupiah," jelasnya.

Malioy menandaskan, kendati daerah ini terus dilakukan pemadaman listrik, namun jatah minyak dari pertama ke PLN tetap seperti biasa.

"Uang negera yang mencapai miliaran rupiah itu diraup oleh oknum-oknum di PLN melalui pasokan minyak dari pertamina yang lancer setiap bulan.

Setiap hari listrik terus padam, namun anehnya jatah minyak dari Pertamina tetap diambil seluruhnya oleh PLN, padahal dengan kondisi saat ini ternyata tidak semua minyak," tandasnya.

Malioy mengaku pihaknya telah melakukan kontak dengan beberapa orang di Pertamina karena jatah minyak diambil seluruhnya oleh PLN sehingga patut dicurigai ada yang tidak beres di PLN Maluku dan Maluku Utara.

"Alasan adanya mesin rusak merupakan alasan yang dicari-cari PLN, guna mendapatkan keuntungan untuk kepentingan sendiri," ungkapnya. (S-26/S-16)

Share/Save

 

Pariwisata Maluku

Pariwisata Maluku dengan beribu keindahan alam, merupakan surga di kawasan timur indonesia. Dengan pesona wisata bawah laut, kebudayaan dan etnik di provinsi maluku menjadikan maluku salah satu provinsi yang mempunyai prospek yang menjajanjikan bagi pariwisata indonesia .