Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

Huliselan: Saya Tetap Maju Rebut Ambon Satu - Sekot tak Gubris Walikota
Setelah hampir 10 tahun menjabat Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Ny Hesina Johana Huliselan selalu satu visi dengan Walikota Drs M.J Papilaja dalam membangun Kota Ambon, namun jelang diakhir masa jabatannya sebagai Sekot Huliselan mulai tak menggubris walikota.
Huliselan sepertinya tak menghiraukan lagi kepentingan politik walikota yang meminta dirinya untuk tidak mencalonkan diri dalam bursa pencalonan walikota periode mendatang. Huliselan secara tegas menyatakan kesiapanya maju berkompetisi dengan sejumlah politisi lainya untuk merebut kursi walikota, saat pentas pemilihan walikota 2011 mendatang. ’’Saya tetap maju merebut kursi Ambon Satu,’’tegas Huliselan ketika di cegat sejumlah wartawan, di kantornya kemarin.
Sikap politik Huliselan ini terjadi setelah walikota membuka pendaftaran sekot. Namun atas kebijakan walikota itu, Huliselan merasa disingkirkan secara halus dari kursi empuknya. Padahal untuk pencalonan dirinya sebagai walikota ada jedah waktu dengan akhir jabatannya sebagai sekot. ’’Kalau saya mau calon walikota, pasti saya mundur dari sekot. Tapi kita belum tahu bulan berapa mundur,’’terangnya.
Untuk itu Huliselan mengigatkan walikota kalau proses perekrutan sekot, tidak semudah yang dibayangkan. Sebab limit waktu untuk menetapkan sekot kurang lebih satu tahun. Orang ketiga di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon itu, juga memberikan isyarat kalau tak mudah menggeser dirinya dari kursi sekot yang telah di jabatnya selama hampir 10 tahun. ’’Jadi untuk mendapat seorang sekot tidak mudah. Hal ini, karena ada pentahapan pencalonan,’’jelasnya.
Dia memaparkan, pentahapan perekrutan Sekot memakan waktu ber bulan-bulan. Ada seleksi administrasi. Waktunya 2 minggu sampai 1 bulan. Kemudian psikotest yang juga membutuhkan waktu selama 2 bulan. Selain itu para kandidat sekot juga membutuhkan waktu membuat visi-misi. Jadi jedah waktunya sampai Desember 2010 mendatang,’’paparnya.
Kendati demikian, dia memprediksikan, jika dalam waktu dekat sudah ada pengganti akan menunggu sampai dirinya mengundurkan diri, sampai sekot terpilih beraktifitas. ’’Proses sekot hampir sama, ketika saya menggantikan mantas Sekot Hengki Apono. Saat itu, saya berproses hampir satu tahun,’’katanya mengigatkan. (M3/YOS)Ambon Ekpsress





