
Jumlah Pemilih Pilkada Aru Bakal Bertambah
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru, Victor Syair mengatakan, diperkirakan jumlah pemilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Aru periode 2010-2015 pada bulan Juli 2010 ini akan mencapai 60 ribu pemilih.
Kepada Siwalima di ruang kerjanya di Dobo, Syair mengatakan, bertambahnya jumlah pemilih tersebut dapat dilihat data pemilih yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dari Dinas Catatan Sipil dimana terjadi peningkatan 58 ribu lebih dari DP4 terakhir pada Pilpres lalu 53.950 pemilih.
"Hasil DP4 yang diserahkan oleh Capil ini masih kurang dua Kelurahan yaitu, Kelurahan Siwa Lima dan Galay Dubu serta beberapa desa lainnya, "paparnya.
Dikatakan, dengan bertambahnya jumlah pemillih maka, diperkirakan juga jumlah TPS akan bertambah hingga 211 TPS dari sebelumnya 201 TPS
Selain itu, terhitung bulan Februari ini, pihaknya talah melaksanakan tahapan-tahapan Pilkada, diantaranya, pendataan di desa-desa maupun memilih PPK, KPPS serta beberapa tahapan lainnya.
Dikatakan, berdasarkan SK Nomor 01 tahun 2010 tentang tahapan penyelenggaraan Pilkada guna memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, maka tanggal 4-11 April pengumuman pencalonan, tanggal 12-19 April pendaftaran psangan calon, tanggal 14-19 April verifikasi berkas administrasi pasangan calon, tanggal 22-29 April pengumuman hasil pasangan calon, tanggal 30 April-8 Mei perbaikan administrasi pasangan calon.
"Bila terjadi kekurangan, tanggal 9-11 Mei perbaikan administrasi pasangan calon, tanggal 11-13 pengumuman pasangan calon dan pada tanggal 14 rapat pleno untuk menetapkan nomor urut dari pasangan calon, "urainya.
Ia mengakui, pihaknya diperhadapkan dengan masalah anggaran, karena hingga kini, dari rencana anggaran yang diajukan KPU Aru untuk dua putaran Pilkada ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru sebesar Rp 11 miliar tidak di sanggupi.
"Berdasarkan informasi yang kami terima hanya Rp 7 Miliar, "katanya.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan koordianasi kembali dengan Bupati Kabupaten Kepulaun Aru, Theddy Tengko maupun sekretaris daerah, AA Gainau untuk dapat dimasukan dalam APBD perubahan kabupaten 2010, bila terjadi dua putaran Pilkada.
"Karena dengan anggaran Rp 7 miliar untuk dua putaran sama sekali tidak cukup, apalagi dengan kondisi geografis kabupaten ini yang berkepulauan, "jelasnya. (S-25)





