Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

Rahabav Resmi Jabat Dekan FKIP Unpatti
Patrixius Rahabav, akhirnya resmi menjabat sebagai Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) setelah resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Rektor Unpatti, HB Tetelepta, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 130 / H13 / SK / 2010.
Pelanatikan dan pengambilan sumpah Dekan FKIP tersebut, dihadiri kurang lebih 100 orang yang terdiri dari para Pembantu Rektor, para Dekan, tenaga pengajar / dosen serta staf administrasi di lingkup FKIP, acara tersebut berlangsung di Ruang Audotorium Lantai II Kantor Direktorat Unpatti, Rabu (10/2).
Tetelepta dalam sambutannya, meminta agar setelah Rahabav di lantik dan resmi menjabat sebagai Dekan FKIP dapat melakukan konsolidasi dan membangun stabilitas di lingkungan FKIP, dengan tetap memiliki kerendahan hati sebagai seorang pemimpin.
"Saya berharap agar saudara dapat membangun stabilitas maupun melakukan konsolidasi di internal FKIP, jangan membuat kelompok-kelompok bahkan membedakan satu sama lain, karena jabatan yang diberikan saat ini merupakan Anugrah terindah yang harus kita syukuri, sambil melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab," pintanya.
Sementara itu, kepada wartawan, usai kegiatan pelantikan tersebut, Rahabav mengatakan, apa yang telah disampaikan oleh Rektor itu sebenarnya sudah dilakukan dan seluruh potensi yang ada di FKIP selama ini digerakan, bahkan dirinya memberikan ruang bagi guru besar dan para doktor untuk lebih diprioritaskan.
"Mamang kemarin dalam proses pemilihan, karena kebetulan bertumpuk juga dengan keinginan pihak-pihak tertentu juga untuk ikut bersaing dalam pemilihan ini lalu dengan sengaja memprovokasi keadaan dengan membentuk kelompok
Tetapi saya selalu berupaya untuk mengemukakan kepentingan semua orang, kelompok maupun keyakinan," jelasnya.
Walaupun sampai saat ini, lanjut Rahabav, masih ada yang berbeda pendapat, ini merupakan hal yang biasa, namun dirinya akan melakukan konsolidasi kembali untuk merangkul semua kekuatan maupun semua perbedaan pendapat sehingga FKIP bisa menjadi kondusif.
Oleh sebab itu, sebagai langkah awal selain melakukan konsolidasi maka dirinya akan melakukan coof and conduct dari dosen kemudian akan mempersiapkan pedoman tingkah laku atau tata tertib bagi mahasiswa untuk menertibkan pelaku-pelaku bagi mahasiswa, baik dari cara berpakaian, cara berbicara, perilaku mandalisme dan sebagainya yang selama ini terjadi karena tidak ada aturan yang jelas yang mengikat.
"Saya juga akan segera mempersiapkan berbagai panduan dan kurikulum terkait dengan persiapan FKIP untuk melaksanakan pendidikan profesi yang tidak lama lagi digelar serta mempercepat kerjasama kemitraan dengan beberapa kabupaten yang belum jalan misalnya di Pulau Buru, Kabupaten Kepulauan Aru maupun Kota Tual," imbuhnya. (S-16)





