Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

Tim Inspektorat Maluku Dikelabui - Diduga Dana Pengadaan Genzet dan Komputer di Ina Kaka Digelapkan
Tim Inspektorat Maluku yang kini melakukan inspeksi di Panti Ina Kaka, Desa Passo, Kecamatan Baguala, sepertinya dikelabui pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proyek pengadaan satu unit mesin genzet dan lima unit komputer di panti jompo tersebut.
Frits Ohoiulun SH, salah satu warga Kota Ambon, Rabu (24/2) menuturkan saat terjadi inspeksi, oknum-oknum yang bertanggung jawab dalam pengadaan mesin genset dan komputer dari proyek Dinas Sosial Maluku berupaya mengelabui petugas inspeksi dengan mengambil genzet milik kepala Panti Jompo Hans Talaksoru dan sejumlah komputer milik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ina Kaka.
‘’Padahal kalau mau ditelusuri, genzet dan komputer-komputer yang dianggarkan tahun anggaran 2009 itu diduga fiktif dan terjadi penggelapan anggarannya,” beber wartawan senior Harian Suara Maluku ini.
Menurut Frits, dari penelusurannya selama ini di Panti Jompo Ina Kaka, tampaknya proyek Dinas Sosial Maluku itu fiktif karena tak pernah kelihatan barangnya hingga saat ini. ‘’Ketika saya tanya beberapa keluarga penghuni, mereka bilang ada proyek itu, tapi barangnya tak pernah ada,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dia mendesak petugas Inspektorat untuk memfokuskan pemeriksaannya pada proyek Dinsos Maluku ini.
‘’Bila perlu usut tuntas dan limpahkan kasusnya ke pengadilan. Sebab, Dinsos Maluku kini menjadi sarang korupsi terbesar di daerah ini,” serunya. Sayang ketika ditanya siapa yang patut dipersalahkan dalam kasus ini, Frits hanya menyebut pejabat Dinsos Maluku tanpa mendetal nama dan jabatannya. ‘’Ini yang perlu diusut kejaksaaan dan kepolisian,” ringkasnya. (RIO)Ambon Ekpsress





