Published On: Wed, Jan 6th, 2016

Ambon Raih Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik 2015

Share This
Tags

Perikanan-Ambon-FeraPemerintah Kota (Pemkot) Ambon meraih penghargaan “Project Implementation” Unit Terbaik 2015 untuk proyek pembangunan masyarakat pesisir.

Penghargaan berupa trophi dan sertifikat itu diserahkan Plt Dirjen KKP Sjariet Widjaja pada 30 Desember 2015 di Bogor, Jawa Barat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon Fernanda Louhenapessy, Rabu, menjelaskan, Kota Ambon dinilai terbaik dalam menjalankan program pembangunan masyarakat pesisir dari 13 kota dan kabupaten di Indonesia yang menjalankan program coastal community development project (CCDP) dari International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Menurut dia, penghargaan yang diraih itu atas kerja keras seluruh pihak untuk memberdayakan masyarakat pesisir di Kota Ambon.

“Kita telah membentuk kelompok nelayan baik nelayan tangkap, pengumpul dan sebagainya di lima kecamatan di Ambon, selanjutnya diberikan bantuan dana dari pemerintah guna pemberdayaan para nelayan,” katanya.

Dijelaskannya, proyek pembangunan masyarakat pesisir CCDP-IFAD merupakan kerja sama Ditjen KP3K, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), untuk pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan yang berkelanjutan (pro-poor, pro-job, pro-growth and pro-sustainability).

Program CCDP ini bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan, dengan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir yang menjadi sasaran proyek.

“Pelaksanaan proyek ini selama lima tahun, dimulai 23 Oktober 2012 sampai 31 Desember 2017, dengan tenggang waktu penyelesaian administrasi hingga 30 Juni 2018,” ujarnya.

Fernanda mengatakan, proyek CCDP IFAD dirancang menjadi tiga komponen yakni pemberdayaan masyarakat, pembangunan dan pengelolaan sumber daya pesisir dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, komponen pengembangan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan dengan fokus korporasi pengembangan usaha, dan komponen pengelolaan proyek.

“Sampai dengan tahun 2015 seluruh program telah berjalan dengan baik khususnya pemberdayaan nelayan, kami targetkan tahun 2016 dari sembilan kelompok nelayan yang dibentuk akan ditambah lagi empat kelompok dalam program tersebut,” katanya.

Diakuinya, penghargaan yang diterima merupakan hasil penilaian yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta IFAD terhadap semua aspek program yang diterima oleh Pemkot Ambon.

Selain meraih penghargaan, pemerintah pusat juga memberikan tambahan alokasi anggaran untuk pemberdayaan masyarakat pesisir yakni Rp7,2 miliar di tahun 2016, naik dari tahun 2015 yang sebesar Rp7 miliar.

Wali Kota Ambon juga diundang ke Roma Italia pada Juli 2016 untuk mempresentasikan konsep pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis kearifan lokal kepada dunia.

“Penghargaan tersebut dinilai dari indikator pengelolaan proyek secara umum (fisik dan nonfisik), dan menetapkan Ambon sebagai salah satu kota percontohan di Indonesia,” tandas Fernanda.(tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>