Published On: Tue, Dec 9th, 2014

APBD Maluku 2015 Terancam Dipotong

Share This
Tags

APBD Provinsi Maluku tahun anggaran 2015 mendatang kini terancam dipotong oleh Kemen­terian Keuangan.

Pasalnya, batas waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk pengesahan APBD paling lambat 31 Desember men­datang namun hingga kini belum ada tanda-tanda pembahasanndprdya.

Saat ini juga DPRD Maluku periode 2014-2019 yang dipercayakan rakyat Maluku ini justru lebih mementingkan melakukan studi banding ter­hadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Para wakil rakyat ini seakan-akan tidak memi­kirkan nasib Pemerintah dan Masyarakat Maluku jika nantinya APBD tersebut dipotong.

Salah satu anggota DPRD Maluku yang namanya enggan dikorankan menyebutkan, keterlambatan pembahasan APBD Tahun 2015 tidak sepenuhnya kesalahannya ada pada pihak DPRD Maluku, namun yang harus disalahkan adalah Gubernur Maluku dan jajarannya yang hingga saat ini belum juga memasukan dokumen anggaran tahun 2015 untuk dibahas.

“Jangan salahkan kita, Gubernur dan jajaran hingga sekarang belum memasukan dokumen anggaran tahun 2015 untuk kita lihat dan kita bahas, saya kira jangan salahkan DPRD sepenuhnya,” ungkapnya, Senin (8/12).

Dijelaskan, jika dalam realisasinya DPRD bersama pemerintah daerah tidak mampu menyelesaikan pembahasan dan memberikan persetujuan atas anggaran tahun 2015, maka resikonya akan dipotong sekian persen oleh Kementerian Keuangan.

Untuk itu, DPRD Maluku sangat mengharapkan agar pemerintah daerah segera memasukan dokument anggaran terkait APBD tahun 2015 untuk seterusnya DPRD mengagendakan rapat guna melakukan pembahasan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw yang dikonfirmasi Siwaima di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Senin (8/12) menjelaskan Badan Anggaran DPRD Maluku telah mempunyai tekad guna menyelesaikan pembahasan RAPBD tahun 2015.

“Badan Anggaran saat ini tengah melakukan peningkatan kapasitasnya guna dapat menyelesaikan berbagai agenda yang telah dirumuskan oleh Badan Musyawarah yang salah satunya pembahasan RAPBD tahun depan,” jelasnya.

Dikatakan, target penyelesaian pembahasan RAPBD tahun 2015 ini telah dipatok oleh Badan Anggaran dan dipastikan pertengahan bulan ini semuanya telah selesai dibahas dan tinggal diparipurnakan disertai dengan pembacaan kata akhir fraksi terhadap persetujuan RAPBD tahun 2015.  “Jadi kita sudah pastikan, pertengahan bulan Desember semuanya selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Maluku, Roy Manuhutu kepada wartawan diruang kerjanya mengakui Badan Anggaran DPRD Maluku sementara melakukan peningkatan kapasitas di Jakarta guna mempersiapkan diri melakukan pembahasan terkait tata kelola keuangan daerah.

“Badan Anggaran sementara melakukan peningkatan kapasitas terkait persiapan pembahasan tata kelola keuangan khususnya pembahasan APBD tahun 2015,” jelas Manuhutu.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas penting dilakukan karena mengingat ada wajah baru yang terlibat pada Badan Anggaran itu sehingga butuh penyerasian pemahaman terkait pembahasan dan pengelolaan anggaran di daerah.(S5)

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>