Published On: Sun, Aug 27th, 2017

AS Resmi Larang Kaum Transgender Berdinas di Militer

Share This
Tags

Amerika Serikat (AS) resmi melarang kaum transgender berdinas di militer negeri adikuasa tersebut.

Presiden Donald Trump seperti dikutip Politico , Jumat (25/8/2017), secara resmi menandatangani keputusan presiden yang memicu kontroversi itu.

Sebelumnya pelarangan ini sudah dicabut oleh pemerintahan mantan Presiden Barack Obama pada Juni 2016.

Namun, Gedung Putih menyerahkan ke Departemen Pertahanan untuk memutuskan apakah akan juga ikut melarang kaum transgender yang sudah berdinas aktif di militer.

Keputusan Presiden (Keppres) itu juga melarang pendanaan untuk operasi pergantian seksual kecuali dalam kasus di mana operasi diwajibkan untuk melindungi kesehatan yang bersangkutan.

Pakar hukum berpendapat keputusan yang dikritik oleh Partai Demokrat dan juga sejumlah politisi Partai Republik ini berpotensi besar digugat di pengadilan. Implementasi keputusan kemungkinan akan terhambat oleh gugatan hukum.

Lima wanita transgender di militer AS telah menuntut Trump dan Pentagon atas pengumuman tersebut.

Mereka mengaku menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan, termasuk apakah mereka akan dipecat dan kehilangan imbalan pasca-militer, serta jaminan pensiun.

Jumlah pasukan transgender AS tergolong sedikit. Dari total 1,3 juta anggota dinas aktif, diperkirakan kaum transgender berjumlah 1.320-15.000 personel.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>