Published On: Fri, Nov 13th, 2015

Ayah Dokter Andra Bicara Sulitnya Akses ke Dobo

Share This
Tags

1047521IMG-3290780x390Kendala transportasi menuju tempat magang dr Dionisius Giri Samudra (24) dirasakan sendiri oleh sang ayah, Agustinus Mudjianto (57).

Agustinus memang menyusul ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, saat mendapat kabar bahwa putranya sakit, Senin (9/11/2015).

“Begitu dapat kabar, saya langsung beli tiket untuk terbang ke Ambon. Habis itu, naik pesawat kecil ke Kota Tual. Di sana, saya belum bisa langsung pergi, soalnya belum ada kapal feri,” kata Agustinus kepada Kompas.com di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/11/2015) pagi.

Jadwal keberangkatan kapal feri dari pelabuhan di Kota Tual menuju Dobo hanya dua hari dalam seminggu, yakni hari Rabu dan Jumat.

Agustinus tiba di Tual pada hari Senin. Dia terpaksa menunggu dan menginap di tempat seadanya karena menunggu feri ke Dobo.

“Saya harus nginap di pelabuhan. Tempatnya itu kayak Tanjung Priok, daerah ‘Bronx’. Ada pasar-pasarnya juga. Saya sudah kayak orang bodoh menunggu di sana,” tutur Agustinus.

Saat akan berangkat pada hari Rabu, 11 November 2015, dan belum sampai di Dobo, Agustinus mendapat kabar bahwa Andra sudah meninggal dunia di RSUD Cendrawasih.

Perjalanan dari Kota Tual menuju Dobo memakan waktu hingga 12 jam.

Adapun Andra melaksanakan program magang di RSUD Cendrawasih sejak bulan Mei 2015.

Sementara itu, Agustinus bekerja di Kendari, Sulawesi Tengah, sehingga sangat jarang bertemu Andra.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>