Published On: Mon, Feb 5th, 2018

Bentrokan di Kudamati Dua Orang Luka

Share This
Tags

Dua kelompok warga di kawasan Kudatami, Ambon, kembali terlibat bentrokan.

Bentrokan yang terjadi sejak Jumat (2/2) hingga tadi malam, menyebabkan 2 orang warga terluka dan sebuah pangkalan ojek di kawasan itu dirusak massa yang bertikai.

Dalam bentrokan itu kelompok pemuda dari lorong Rumah Tingkat dan Farmasi “perang” batu.

Dua warga lorong Rumah Tingkat, Fresky Halatu dan Rudi Halatu, luka terkena lemparan baru pada bentrokan awal, Jumat lalu. Keduanya sempat dirawat dirawat di Rumah Sakit dr. M. Haulussy, Ambon. Fresky menderita luka robek di kepala, sementara Rudi di jidat.

Bentrokan kembali berlanjut tadi malam. Belum diketahui berapa korban luka. Pantauan Kabar Timur, sebuah pangkalan ojek di depan lorong Farmasi ambruk, diduga dirusak massa.

Baku lempar batu terjadi di depan kantor Balai POM Ambon, pukul 19.30 WIT, tiga hari lalu. Bentrokan berawal ketika sebuah sepeda motor Honda Revo yang ditunggangi dua orang tak dikenal (OTK) melintas di depan pangkalan ojek lorong Rumah Tingkat. Dua pelaku itu diduga sudah merencanakan aksi kejahatan. Saat berkendara, kedua OTK telah menyiapkan batu.

Melintas perlahan di depan pangkalan ojek itu, pelaku yang dibonceng melempar sejumlah warga yang sedang nongkrong. Lemparan pelaku tepat mengenai sasaran. Fresky Halatu langsung ambruk bersimbah darah setelah belakang kepalanya diterjang batu.

“Melihat korban terjatuh, sejumlah pemuda yang sedang duduk di pangkalan ojek, mengejar pelaku ke lorong Farmasi,” kata sumber Kabar Timur di Mapolres Ambon, Sabtu (3/2).

Tak menemukan pelaku, rekan korban mengeluarkan caci maki. Mereka juga merusak meja dan lampu yang berada di pangkalan ojek lorong Farmasi.

Aksi mereka membuat marah pemuda lorong Farmasi. Akhirnya saling lempar baru antara kedua kelompok pun terjadi. Baku lempar tak berlangsung lama. Selang 15 menit, aparat TNI dan Polri datang melakukan pengamanan. Kedua belah yang bentrok berhasil dihalau dengan menggunakan gas air mata.

Polisi telah mengamankan 2 orang pelaku dari kedua belah pihak. “Dua orang dari masing-masing kelompok sudah diamankan di Polsek Nusaniwe. Status mereka masih sebagai saksi. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Nusaniwe Iptu Sally Lewerisa, tadi malam.

Minggu (4/2), sekira pukul 19.00 WIT, bentrokan susulan kembali. Diduga merupakan aksi balas dendam. Pangkalan ojek di depan lorong Farmasi ambruk diamuk massa.

Jalan raya yang menghubungkan jalur menuju dan dari Rumah Sakit dr. M. Haulussy dipenuhi bekas lemparan batu. Hingga tadi malam kondisi keamanan berangsur-angsur kondusif. Mencegah bentrokan susulan, aparat TNI dan Polri bersenjata lengkap masih disiagakan di kawasaan Kudamati. (Kabar Timur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>