Published On: Wed, Dec 13th, 2017

Berkas Korupsi Dana Bosnas SMAN 2 Namlea Masuk Pengadilan

Share This
Tags

Berkas dua tersangka kasus dana Bantuan Operasional Siswa Nasional (Bosnas) tahun 2014 pada SMAN 2 Namlea, Kecamatan Buru, dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Ambon, Senin (11/12).

Kedua tersangka tersebut yak-ni Kepala SMAN 2 Namlea, Ramly Toto dan Bendahara, Amsul Rah-man. “Berkas dua tersangka kasus Bosnas tahun 2014 di SMAN 2 Namlea telah diterima oleh bagian Tipikor pada PN Ambon, tadi (kemarin red-),” ungkap Humas PN Ambon, Herry Setiabudi, kepada Siwalima, Senin (11/12).

Dengan dilimpahkannya berkas tersebut oleh Kejari Buru, maka pihaknya akan segera mengagendakan jadwal sidang bersama dengan penetapan majelis hakim.

“Kita sudah resmi menerima berkas kedua tersangka itu dan selanjutnya akan kita jadwalkan sidangnya bersama dengan majelis hakimnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, di tahun 2014, SMAN 2 Namlea memperoleh anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui DIPA sebesar Rp 4.384.026.000 dan khusus untuk kegiatan Bosnas dialokasikan anggaran sebesar Rp 1.342.500. 000. namun didalam pengelola­annya, anggaran tersebut tidak dpergunakan sebagaimana yang diatur dalam juknis.

Kepala sekolah bekerja sama dengan bendaharannya melaku­kan mark up harga terhadap sejumlah kwitansi. Laporan pertanggung jawabanpun dibuat seolah-olah sejumlah kegiatan berjalan sebagaimana yang tertuang dalam laporan pertanggung jawaban tersebut.

Tim penyidik Kejari Buru menemukan adanya indikasi kerugian negara sebesar Rp 501.266.400, akibat perbuatan kepala sekolah bersama bendaharanya.  (Siwalimanews)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>