Published On: Mon, Feb 5th, 2018

Bila Terbukti, Yustus Ditindak Tegas

Share This
Tags

Kasus narkoba menjerat Sekwan DPRD Seram Bagian Barat (SBB) Markus Teken, diduga melibatkan Kasat Resnarkoba Polres SBB Iptu Yustus Tanikwele. Yustus akhirnya harus diperiksa Propam Polda Maluku.

Namun, menurut pihak kepolisian, hasil pemeriksaan urine terhadap perwira pertama polisi itu negatif. Walaupun demikian, dugaan keterlibatan ini masih terus ditindaklanjuti.

Wakil Kapolda Maluku Brigjen Pol Hasanuddin menegaskan, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas bahkan hingga pemecatan apabila Yustus terbukti bersalah. “Rekan-rekan kan sudah tau, musuh terbesar Polri adalah narkoba. Jadi siapapun oknum Polri yang terlibat dengan narkoba akan diperiksa. Bila terbukti terlibat dengan narkoba, maka kami tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas bahkan di pecat,” tegas Hasanuddin saat tatap muka bersama dengan awak media, Sabtu (3/2).

Dikatakan, untuk membuktikan pengakuan dari Sekwan DPRD SBB bila Kasat Resnarkoba terlibat, sudah langsung ditindaklanjuti. “Yang bersangkutan (Yustus) telah diperiksa di Propam Polda Maluku. Nanti hasilnya akan ditindaklanjuti oleh kami sebagai pimpinan Polda Maluku. Apakah yang bersangkutan ini juga merupakan pengedar, pemakai ataupun juga sering menjual narkoba. Ini yang masih terus kami dalami kasusnya,” tutur Hasanuddin.

Dikatakan, Sekwan SBB juga diperiksa terkait pengakuannya bahwa barang bukti sabu-sabu didapatnya dari Yustus. “Sekwan juga diperiksa karena pengakuannya membeli barang bukti dari Kasat Narkoba SBB. Bila memang betul terbukti, sanksi tegas akan diberikan sesuai perbuatan yang dilakukan. Bahkan tidak segan-segan diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota Polri,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohammad Roem Ohoirat kepada Ambon Ekspres mengaku, hasil pemeriksaan secara medis, Iptu Yustus tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba. ”Hasil pemeriksaan urine negatif,” tandas Ohoirat, terpisah.

Kendati demikian, kata dia, penyelidikan masih terus dilakukan. ”Penyelidikan tetap berjalan. Ada lagi satu oknum anggota Polres SBB juga dimintai keterangan. Selain hasil tes urine negatif, dia (Yustus) tidak mengakui apa yang dibilang Sekwan SBB. Ini yang masih terus diselidiki. Sejauh mana keterlibatanya,” jelas Ohoirat. (Ambon Ekspres)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>