Published On: Thu, Jun 26th, 2014

Capello: Rusia Harus Lebih Banyak Ekspor Pemain

Share This
Tags

capellogetty560Sepakbola Rusia menanggung akibat dari tidak adanya anggota skuat yang bermain di luar Liga Primer Rusia. Dari segi kekuatan pemain, Rusia hanya punya sedikit nama pemain bagus.

Menurut pelatih Fabio Capello, kemampuan anak-anak asuhannya kurang terasah kalau hanya bermain di liga lokal. Sebelum Brasil 2014, Rusia sudah dua kali masuk putaran final Piala Dunia (sejak berganti nama dari Uni Soviet ke Rusia), yakni Piala Dunia 1994 Amerika Serikat dan Piala Dunia 2002 Korea-Jepang.

Bila skuat tahun ini dibandingkan dengan daftar skuat Rusia di AS 1994 dan Korea-Jepang 2002, jelas banyak perbedaan. Para pemain Rusia di dua tahun itu tersebar di banyak klub Eropa.

Sebut saja di AS 1994, ada enam pemain yang berkiprah di klub La Liga, tiga pemain di klub Jerman, dan masing-masing satu pemain di klub Prancis, Inggris dan Portugal. Pada Piala Dunia 2002, ada empat pemain yang berkarir di Liga Spanyol, dan masing-masing satu pemain di klub Italia, Austria, Belanda, Prancis dan Portugal.

“Aku berpikir bahwa bermain di luar negeri akan membantu setiap pemain untuk lebih dewasa dan berkembang,” kata Capello kepada FIFA.com.

“Rusia tidak ikut serta di Piala Dunia selama 12 tahun dan kami harus mengingat itu. Jika Anda selalu bermain di kompetisi yang sama, sepakbola Rusia sangat sulit untuk berkembang,” ujarnya.

“Menurutku, fakta yang kami capai di sini adalah adanya hal positif. Setelah 12 tahun, kami akhirnya kembali ke Piala Dunia, yang mana itu langkah positif.”

Empat tahun lagi, Rusia berkesempatan menggelar Piala Dunia. Sebagai tuan rumah, tentu tim ‘Beruang Merah’ harus menyiapkan skuad yang kompetitif.

“Kita tidak dapat melakukan segalanya dalam satu malam, ini butuh banyak perencanaan. Ini merupakan lompatan penting untuk berada di sini yang membantu kita memahami tingkat sepakbola di Rusia, sekaligus membuat kita tahu apa saja yang perlu kami lakukan untuk lebih baik di tahun 2018,” papar Capello.

Skuat Rusia arahan pelatih Fabio Capello saat ini memperoleh satu poin, hasil dari laga imbang 1-1 dengan Korea Selatan. Untuk lolos ke 16 Besar, Rusia mesti mengalahkan tim peringkat kedua Aljazair yang mengoleksi 3 poin.

“Kami harus selalu mencoba untuk menang, meski menghadapi Belgia. Kami juga melakukan hal serupa saat melawan Korea Selatan, tapi sayang sekali kami dikalahkan di menit-menit terakhir oleh Belgia dan kami tahun bahwa sekarang kami wajib menang.”

“Sasaran kami cukup mendasar, kami harus menang lewat cara apapun sebisa mungkin, dan kami akan terus mencoba dan melakukan,” tuntasnya.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>