Published On: Fri, Jul 29th, 2016

Giliran Isu Politisi PDIP “Minta Uang”

85f85f9479905dfbd956d094cb77563b_XLIsu tak sedap kembali mengoyang  politisi PDI Perjuangan di Maluku. Kali ini isu tersebut menyebutkan ada politisi partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, meminta sejumlah dana diproses kursi penjabat Walikota Ambon.

Tawar menawar harga, tak hanya berlaku di jalan raya, tapi juga terjadi diproses pe­ngu­sulan calon penjabat Walikota Ambon. Ba­gaimana tidak, salah seorang calon pe­ja­­bat yang masuk nominasi diusulkan Gu­ber­nur Maluku ke Mendagri, diisukan ada tawar menawar dana yang dilakukan oknum politisi PDI Perjuangan.

Isu itu, kini telah menyebar ra­mai di publik Kota Ambon. Hanya saja, siapa ok­num politisi PDI Per­juangan yang dimak­sud me­lakukan tawar menawar dana tersebut, masih belum terang.

“Awalnya, calon pejabat Wali­kota Ambon diminta dana Rp 500 juta.  Karena pejabat tersebut ti­dak sanggup dengan permintaan dana jumbo itu,  penawaran turun men­jadi Rp 300 juta.  Lagi-lagi pe­nawaran itu, ditolak,” demikian isu yang sempat diterima Kabar Timur, sore, kemarin.

Karena tidak ingin “lari ko­song” menurut isu itu, sang politisi PDI Perjuangan Maluku, kembali menawarkan Rp 300 juta, dengan rincian bayar Rp 100 juta, lantas sisa Rp 200 juta biar dibarter de­ngan proyek ketika telah duduk di kursi penjabat Walikota Ambon, pada 5 Agustus 2016, mendatang.

Soal apakah deal terakhir itu, disetujui sang pejabat yang dita­warkan tersebut? Kabar Timur yang mencoba beberapa kali menghubungi pejabat dimaksud,  hingga berita ini diturunkan tidak berhasil tersam­bung. Begitu juga dengan konfirmasi soal siapa politisi PDI Perjuangan yang kerap main curang  itu, belum berhasil. (kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>