Published On: Thu, Jan 11th, 2018

Golkar Kota Babat Kesombongan Richard Rahakbauw

Share This
Tags

Dengan dana konsolidasi, penggalangan massa sebesar Rp 350 juta oleh RR. Jumlah massa yang hadir jauh dari ekspektasi dan harapan.

Kader Golkar Kota Ambon memboikot massa saat deklarasi pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN). Mulut besar Richard Rahakbauw alias “RR” dalam finalisasi konsolidasi, Selasa (9/1) malam di Manise Hotel bilangan Tulukabessy jadi penyebab utama.

Pasalnya, dalam rapat tersebut Richard Rahakbauw dikabarkan menghardik Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Ambon Max Siahay, sambil mempertanyakan kekuatan DPD Golkar Kota. “Anda punya massa berapa?,” Richard Rahakbauw benar-benar tidak sadar diri ketika pertanyaan itu dilontarkan dengan gestur yang arogan. Bahkan, ada sang Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Pertanyaan ini dinilai sebagai sebuah kesombongan usai dirinya mengantar Paparissa Baru memenangkan pertarungan Pilkada Kota Ambon kemarin. Alhasil, seluruh kader Golkar Kota Ambon memilih memboikot massa sekaligus memberikan pelajaran kepada Richard Rahakbauw.

Konon sikap ini dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan Richard Louhenapessy sebagai ketua tim pemenangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun. Richard sendiri, dikabarkan begitu kecewa dengan tindakan yang dilakukan kader Golkar Kota.

Hanya saja, pasca deklarasi Rabu (10/1) di lapangan Merdeka, Louhenapessy menggelar rapat rahasia yang berlangsung di Cafe and Resto Panorama di Karpan, guna membahas kekecewaan kader kepada Richard Rahakbauw.

Sumber Kabar Timur menyebutkan, mulut besar Richard Rahakbauw harus diberi pelajaran dan itu sudah terbukti melalui jumlah massa saat deklarasi yang begitu ompong tak mampu mengisi luasnya lapangan Merdeka.

Jumlah massa yang sedikit itu, sontak menjadi bahan olok-olokan bagi kompetitor SANTUN juga peringatan bagi keegoan seorang Richard Rahakbauw. Mulutmu harimaumu. Begitulah yang terlihat kemarin. Dengan dana konsolidasi, penggalangan massa sebesar Rp 350 juta, jumlah massa yang hadir jauh dari ekspektasi dan harapan.

Sumber-sumber di DPD Kota Ambon menyebutkan, massa yang hadir tersebut sebagian besar bukan massa milik Richard Rahakbauw yang berkoar punya ribuan massa. Padahal, yang terlihat saat deklarasi justru sebaliknya. Massa yang hadir diyakini bukan massa yang dikonsolidasi oleh pasukan DPD Golkar Kota Ambon.

“Massa AT Comunity yang lebih dominan bersama sebagian dari Partai Demokrat dan PKS. Pula, para simpatisan Assagaff dan Rentnubun. Mana massa dari Richard Rahakbauw? Omong kosong kalau massa yang hadir adalah massa Richard Rahakbauw,” timpal Lucky, salah satu kader Golkar dibenarkan rekan-rekannya.

Kesombongan Richard Rahakbauw ini, sudah dilaporkan kepada DPP Partai Golkar melalui, Asiz Samual. Sebelum deklarasi berlangsung, Asiz Samual, dikabarkan telah mengetahui aksi boikot massa yang dilakukan oleh kader, pengurus DPD Golkar Kota Ambon.

Kepada Asiz, mereka menyampaikan kesombongan Richard Rahakbauw yang dinilai tidak menghargai DPD Golkar Kota Ambon. Sebab, sebagai pengurus DPD Golkar Maluku, mestinya yang bersangkutan lebih santun dan tahu diri bahwa bicara Golkar Kota Ambon, maka personifikasinya ada pada Richard Louhenapessy sebagai Ketua DPD Golkar Kota Ambon.

Hardikan dengan kesombongan itu harus diberi pelajaran untuk penataan yang lebih baik. “Ini kerja tim bukan kerja perorangan apalagi kalau sudah mengklaim diri punya massa banyak. Ingat Golkar Kota Ambon adalah Richard Louhenapessy,” sesal Nick, rekan Lucky.

Baik Lucky maupun Nick mengatakan Rahakbauw tidak sepantasnya meremehkan max Siahay selaku Sekretaris. Sebab dengan meremehkan Sekretasris, sekaligus Rahakbauw yang duduk di kursi DPRD Maluku dengan jumlah kursi yang pas-pasan dinilai ikut melecehkan Richard Louhenapessy sebagai ketua.

“Dia (Rahakbauw) layak diberi pelajaran. Kini publik bisa melihat mana kekuatannya. Kami tahu bahwa ketua sangat kecewa tetapi setelah konsolidasi bersama ketua, pada saatnya kami akan buktikan pada masaa kampanye nanti,” pungkas Nick dibenarkan rekan Golkar lainnya, usai rapat bersama Louhenapessy.

Pantauan Kabar Timur memperlihatkan, sebelum rapat rahasia digelar bersama Louhenapessy di Karpan, baik Lucky, Nick dan seluruh pengurus teras DPD Partai Golkar Kota Ambon berada di “markas perjuangan” Rumah Kopi Sembiring. Terdapat pula beberapa pengurus DPD Partai Golkar Maluku, yang langsung mendengar keluh kesah terhadap kesombongan Richard Rahakbauw.

 

DEKLARASI SANTUN

 

Sementara itu, Said Assagaff-Anderias Rentanubun, menggelar deklarasi, Rabu kemarin. Deklarasi pasangan dengan akronim SANTUN ini sepi massa. Sejumlah pimpinan partai pendukung seperti Golkar, Demokrat, PKS dan PBB ikut menyaksikan deklarasi itu.

Mereka, satu per satu pimpinan pusat dan pimpinan daerah parpol pengusung diberikan kesempatan menyampaikan orasi politiknya. Ketua DPP Golkar Fredi Latumahina mengatakan, Pilkada Maluku, kali ini masih milik Golkar. Assagaff yang juga ketua DPD Golkar Maluku bersama Rentanubun  akan memenangkan pilgub. “Berdasarkan hasil survei, pasangan SANTUN paling tinggi. Jangan buang suara kepada yang lain. Mari kita pilih SANTUN,’’ajaknya.

Dia mengaku, Assgaff dan Rentanubun paling berpengalaman memimpin di daerah ini. Ketika Assagaff memimpin keamanan di daerah ini terjamin. “Karena aman hubungan antar basudara di Maluku, terjalin baik,’’terangnya.

Wakil gubernur Maluku, Ety Sahuburua mengatakan, dirinya tidak mencalonkan diri karena butuh regenerasi. “Kita butuh regenerasi. Ini semua demi bangsa dan daerah kita tercinta sehingga daerah ini berbudaya dan religius dengan semangat Siwalima,’’paparnya.Dia mengaku,  telah bertemu Assagaff. Karena, faktor usia dirinya tidak maju mencalonkan diri. ‘’Saya katakan kepada pak Gubernur, maju dan pilih pasangan ideal, saya akan mendukung,’’tegasnya.

Usai Latumahina dan Sahuburua menyampaikan orasi politik, sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah diminta naik diatas panggung. Mereka diklaim akan bekerja untuk memenangkan SANTUN.

Mereka adalah, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Bupati SBT, Mukti Keliobas, Bupati Buru, Ramli Umasugy, Bupati MTB, Petrus Fatlolon, Wakil Walikota Tual, Hamid Rahayaan, Wakil Bupati Bursel, Buce Saleky, dan Wakil Bupati Aru, Muin Sogalrey. “Ini Bupati, Walikota, Wakil Bupati, yang akan menangkan SANTUN di daerahnya. Ada juga Bupati Malteng siap menangkan SANTUN,’’kata pembawa acara. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>