Published On: Mon, Jul 18th, 2016

Gubernur Imbau Warga Waspadai Ancaman Hujan

Share This
Tags

Said-Assagaff5Gubernur Maluku, Said Assagaff, mengimbau warganya terutama di kota Ambon dan sekitarnya agar mewaspadai ancaman hujan yang mengguyur daerah ini dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Warga harus mewaspadai musim hujan, terutama yang tinggal di lereng gunung maupun bantaran sungai,” kata Gubernur Said Assagaff , di Ambon, Senin (18/7).

Gubernur Said Assagaff menyampaikan imbauan menindaklanjuti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kota Ambon dan sekitarnya sejak 15 Juli 2016 yang mengakibatkan ratusan unit rumah warga terendam, tanah longsor di sejumlah kawasan dengan satu unit rumah di Batumerah, kecamatan Sirimau, tertimbun material tanah.

“Jadi tolong perhatikan keamanan dan keselamatan masing – masing warga dengan membersihkan got – got/selekon, deker dan lainnya sehingga jalur aliran air lancar,” ujarnya.

Dia bersyukur hujan selama tiga hari terakhir ini tidak ada korban jiwa.

“Hanya saja itu tidak berarti kewaspadaan maupun kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan diabaikan karena dampaknya kemungkinan bisa mengakibatkan tanah longsor dan banjir,” kata Gubernur.

Sebelumnya, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengimbau warganya agar siaga mengantisipasi cuaca ekstrim yang terjadi beberapa pekan ke depan.

“Memasuki musim hujan warga yang bermukim di lereng bukit atau yang rawan banjir diminta waspada mengantisipasi tingginya curah hujan yang terjadi beberapa waktu mendatang serta menghindar dari titik lokasi rawan bencana ke tempat yang aman,” ujarnya.

Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada terjadinya tanah longsor dan banjir.

“Jadi sebelum tanah longsor menimpa, masyarakat harus waspada dan jangan lengah terhadap ancaman bencana alam tersebut, mengingat intensitas hujan pada beberapa bulan ke depan tinggi dan dalam tenggat waktu lama,” katanya.

Richard meminta warganya agar memperhatikan selokan dan jalur air serta tidak membuang sampah ke sungai maupun lereng gunung.

“Curah hujan di Kota Ambon pada Juli dan Agustus 2016 cukup tinggi. Pengalaman bencana banjir dan longsor pada 2012 maupun 2013 terjadi pada bulan yang sama karena itu perlu mengantisipasi jauh sebelumnya kemungkinan bencana yang dapat terjadi,” tegasnya. (tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>