Published On: Mon, Dec 7th, 2015

Jangan Ada yang Kacaukan Pilkada

Share This
Tags

1Gubernur Maluku Said Assagaff meminta ke­pada semua elemen masyarakat yang berkepentingan agar dapat menjaga situasi keamanan dan jangan per­nah mengacaukan Pilkada yang akan berlangsung di Maluku.

“Kita ingin pelaksanaan Pilkada berlangsung lancar jadi jangan ada yang bikin kacau,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri launching SIM online di Lapangan Merdeka Ambon, Minggu (6/12/2015).

Dia juga meminta kepada seluruh tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati di empat kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang agar dapat berperan untuk men­jaga situasi keamanan selama berlangsungnya pilkada.

“Saya himbau kepada semua tim pemenangan dan tim sukses di empat kabupaten agar tetap waspada dan bekerja dengan baik jangan sampai ada gangguan-gangguan keamanan,” pinta Assagaff.

Pilkada di Maluku diakuinya memang rawan dengan gangguan keamanan, karena itu dia meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan agar memberikan ke­bebasan kepada masyarakat un­tuk menentukan pilihannnya se­suai dengan kehendak mereka. “Karena itu saya minta kepada semua tim suk­ses agar dapat menahan diri dan biar­kan rakyat yang menentukan pi­lihannya. Ini pesta demokrasi, pesta rakyat jadi biarkan rakyat yang memilih,” jelasnya.

Gubernur berkeinginan pe­lak­sanaan pilkada di empat kabupaten yak­ni di kabupaten Maluku Barat Da­ya (MBD), Buru Selatan, Se­ram Bagian Timur (SBT) dan Kepu­lauan Aru berlangsung aman dan lancar. Oleh sebab itu pilkada jangan sampai diganggu. “Kita telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi berwenang termasuk juga BIN. Semua kita antisipasi, kita sudah rapat dengan BIN dan aparat kemanan jadi kita ingin pelaksanaan Pilkada nanti ber­langsung aman dan lancar,” ha­rapnya. Dia mengaku bahwa jika ke­da­patan ada pihak-pihak yang ingin bermain dan mengacaukan Pil­kada, akan ditindak tegas. Ka­rena itu untuk menjaga situasi ke­amanan agar tetap kondusif selama berlangsungnya pilkada di empat daerah tersebut, pemerintah provinsi Maluku terus berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri. ”Pasti dengan cepat diantisipasi kalau ada yang bermain,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Pol­da Maluku, Brigjen Pol. Murad Ismail menjamin Pilkada di Maluku akan berlangsung aman dan lancar. “Jadi percaya sama saya pilkada di Maluku berjalan aman dan ter­kendali,” kata Kapolda, kemarin.

Untuk mengamankan jalannya pil­kada di empat kabupaten di Ma­luku, Polda akan melakukan pe­ngamanan secara maksimal di em­pat kabupaten penyelenggara Pil­kada. Soal jumlah personil yang akan bertugas mengamankan pil­kada, dia mengaku setiap Polres akan mengerahkan sebanyak 500 per­sonilnya. Selain itu pengamanan ju­ga akan didukung oleh Polda Maluku.

“Pengamanan dilakukan oleh 500 personil di masing-masing Pol­res. Dari Polda juga mendukung de­ngan mengirim Brimob 30 personil dan Samapta ada 100 personil un­tuk memperkuat setiap Polres. Di Polda sendiri kita juga siapkan pa­sukan cadangan, jadi percaya sama kita,” ungkapnya.

Selain mengirimkan personil brimob, Polda Maluku juga me­ngirim­kan Propam Polda Maluku di em­pat kabupaten tersebut. Menurut Ka­polda, Propam dikirim ke empat ka­bupaten itu untuk mengantisipasi kemungkinan jika ada anggota po­lisi yang terlibat bermain dalam pilkada.

“Saya perintah Propam ke beberapa daerah yang kita anggap bahwa mungkin ada keterlibatan anggota-anggota kita di sana. Kita punya anggota juga manusia biasa, kadang-kadang terpengaruh dengan omongan orang yang bisa mengakibatkan anggota tersebut lupa bahwa dia adalah polisi yang tugasnya harus netral,” paparnya.

Sejauh ini Polda Maluku terus me­mantau perkembangan pilkada. Si­tuasi keamanan sepanjang taha­pan pilkada berjalan aman dan lan­car tanpa ada kendala apapun. “Se­tiap hari saya selalu diberikan lapo­ran dari setiap Kapolres yang ada di empat wilayah yang ikuti pil­kada. Dan semua laporan mulai pa­gi sampai sore setiap harinya itu berjalan aman dan terkendali sam­pai saat ini,” akunya.

Kapolda juga berharap kepada awak media di Maluku agar dapat menyampaikan pemberitaan de­ngan baik dan benar sehingga masya­rakat dapat tenang dan tidak ter­pengaruh dengan berbagai isu me­nyesatkan.

Selain itu Murad juga meminta ke­pada wartawan jika ada isu yang berkembang jelang pilkada sebaiknya dapat ditanyakan lang­sung kepada pihak berwajib. ”Ke­pada seluruh wartawan, tolong me­nyuarakan hal-hal yang baik se­hingga bisa membuat masyarakat men­jadi tenang, dan lega untuk me­ngikuti seluruh proses pilkada di em­pat daerah itu. Jadi saya minta ke­pada kalian bila dengar isu-isu tanya­kan langsung kepada Kapolda ka­rena saya punya datanya leng­kap,” jelasnya.

Kapolda menambahkan, meski pilkada tinggal beberapa hari lagi, na­mun anggaran pengamanan pil­kada belum sepenuhnya diterima oleh Polda Maluku. “Sampai hari ini dana pilkada yang baru kita teri­ma itu 70 persen,” ungkap Murad.

Meski begitu kata Murad, ma­salah tersebut tidak dijadikan se­bagai alasan bagi polisi untuk tidak me­ngamankan jalannya pilkada se­rentak di Maluku. “Itu tidak akan jadi alasan untuk kita tidak bisa melak­sanakan pengamanan pilkada karena keterbatasan anggaran,” tegasnya.

Menurutnya, Polri telah ber­ko­mitmen untuk tetap mengamankan pil­kada agar dapat berlangsung aman dan lancar. Dia juga mengaku jika ada kelebihan dari anggaran pe­nga­manan Pilkada yang diterima ten­tu akan dikembalikan kepada pe­me­rintah. “Meski belum 100 per­sen anggarannya kita terima ta­pi pengamanan secara maksimal te­tap akan dilakukan di empat ka­bupaten yang ikut pilkada. Jadi per­caya sama saya, pengamanan akan dilakukan secara maksimal,” jan­jinya.

Kapolda juga menjamin pelak­sa­naan Pilkada akan berlangsung aman dan lancar. Untuk membantu pengamanan saat Pilkada di empat kabupaten itu, selain Polda, masing-masing Polres akan mengerahkan sedikitnya 500 personil untuk pe­ngamanan. (Kabartimur/MG4)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>