Published On: Fri, Mar 4th, 2016

Jembatan Merah Putih Beroperasi, Mahasiswa Tak Perlu Berangkat Naik Feri Lagi

Share This
Tags

pokgalGubernur Maluku Said Assagaff mengungkapkan bahwa keberadaan Jembatan Merah Putih di Kota Ambon akan sangat berdampak secara ekonomis bagi warga Maluku khususnya yang berada di Kota Ambon.

“Secara ekonomis tentu keberadaan jembatan ini akan sangat berdampak bagi masyarakat di Maluku,” ungkap Said di sela uji coba pengoperasian jembatan terpanjang di wilayah Indonesia Timur itu, Kamis (3/3/2016).

Dia mengungkapkan, keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah akses masyarakat, khususnya distribusi barang dan hasil pertanian masyarakat. Warga, lanjutnya, tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk pergi ke Bandara dan juga memasarkan hasil pertanian ke Kota Ambon.

“Kita punya bandara internasional. Selama ini mau ke sana butuh waktu lama sekarang. Kalau jembatan ini sudah beroperasi maka sangat cepat, jadi warga akan sangat diuntungkan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan keberadaan jembatan tersebut akan sangat membantu aktivitas puluhan ribu mahasiswa yang menimba ilmu di Universitas Pattimura Ambon yang berlokasi di Desa Poka.

Jika selama ini mahasiswa harus ke kampus dengan menggunakan feri, maka saat jembatan tersebut dioperasikan mahasiswa bisa pergi ke kampus dengan gratis.

“Di Universitas Pattimura itu ada sekitar 25.000 mahasiswa yang kuliah di sana. Kalau jembatan ini sudah beroperasi, mereka bisa ke sana dengan gratis, tidak perlu lagi naik feri,” ujarnya.

Manfaat lainnya, lanjut Said, wilayah di Kota Ambon akan semakin berkembang terutama untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk di Kota Ambon.

“Ambon terlalu padat jadi dengan keberadaan jembatan ini akan sangat banyak manfaatnya,” katanya.(kompas)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>