Published On: Wed, Mar 23rd, 2016

Jokowi: Blok Masela Dibangun di Darat

Share This
Tags

Blok-MaselaPresiden Joko Widodo memutuskan pengembangan (Plan of Development/POD) Blok Masela dilakukan di darat (onshore) karena dinilai memiliki dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Setelah melalui banyak pertimbangan yang masuk dan input yang diberikan kepada saya, ini adalah proyek jangka panjang, tidak hanya setahun, dua tahun, tapi belasan tahun. Proyek ini juga menyangkut ratusan triliun rupiah. Oleh sebab itu, dari kalkulasi perhitungan, kami putuskan dibangun di darat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (23/3).

Hal itu dinyatakan Jokowi dalam kunjungannya ke Bandara Soepadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menyatakan ingin ekonomi daerah dan juga ekonomi nasional terimbas dari adanya pembangunan Blok Masela.

“Dan setelah keputusan ini akan ditindaklanjuti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Saya kira itu yang bisa saya sampaikan,” katanya.

Sebelumnya SKK Migas menyatakan molornya keputusan pengembangan blok Masela bakal membuat adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mundurnya investasi hingga 2 tahun.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan jajarannya mendapat informasi dari salah satu investor, INPEX Indonesia, bahwa sampai dengan hari Kamis 10 Maret 2016 belum ada keputusan terhadap persetujuan revisi POD Blok Masela yang sudah diajukan oleh INPEX Indonesia sejak awal September tahun lalu.

Maka, lanjut Amien, INPEX Indonesia telah memutuskan untuk melakukan downsizing personil INPEX di Indonesia. Downsizing tersebut direncanakan hingga menjadi 40 persen dari total personil di Indonesia.

“SKK Migas mengkhawatirkan bahwa hal ini akan menimbulkan lay off,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (16/3).

Sejalan dengan hal itu, ia mengaku SKK Migas juga menerima informasi dari Shell Indonesia bahwa CEO Shell telah meminta para engineer Shell di Belanda, Kuala Lumpur dan Jakarta yang semula bekerja untuk proyek Masela segera mulai mencari pekerjaan baru di internal Shell global.

“Inpex Indonesia sebenarnya masih sangat mengharapkan keputusan persetujuan revisi POD dapat segera diberikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, rencana pengembangan blok Masela ini menuai polemik antar menteri. Sebelumnya, melalui akun Twitter-nya, Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menyindir pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang mengatakan adanya upaya dari oknum tertentu untuk mengganti investor blok Masela.

“Walah.. walah.. Kok sibuk analisa kelakuan sendiri.. Lucu deh,” tulis Rizal dalam status Twitternya.

Selain menuliskan pernyataan tersebut, Rizal juga melengkapi cuitannya dengan gambar Meme Menteri ESDM sedang menutupi mulut dengan kedua tangannya. Sementara di bagian kiri Sudirman, terdapat tangan-tangan yang menunjuk ke arahnya. (CNN)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

BALAGU.COM - Berita Informasi Maluku