Published On: Sun, Nov 6th, 2016

Julian Assange dan Kisah Soal Clinton, Donasi, dan ISIS

Share This
Tags

623118cd-2eef-491e-97cd-590b6a38fa37_169Dari Kedutaan Besar Ekuador di London, pendiri WikiLeaks Julian Assange merilis cerita kontroversial, yang makin memanaskan bursa pemilihan Presiden Amerika Serikat. Kali ini dia bicara soal Hillary Clinton dan hubungannya dengan donatur kelompok ISIS.

Dalam sebuah wawancara dengan John Pilger untuk RT, Assange mengatakan donatur untuk yayasan sosial Clinton Foundation juga donatur untuk ISIS. Donatur yang dimaksud adalah pejabat-pejabat kaya dari Qatar dan Arab Saudi.

Dia mengacu pada email antara Hillary Clinton dan manager kampanyenya, John Podesta, yang dibocorkan oleh WikiLeaks pada bulan lalu. “Ini adalah email paling signifkan dari semua koleksi,” tutur Assange, seperti dilansir Independent, Sabtu (5/11).

Pada email yang dikirimkan pada 17 Agustus 2014, Hillary Clinton meminta Podesta, melakukan ‘tekanan’ terhadap Qatar dan Arab Saudi atas tuduhan kedua negara membantu kelompok teroris.

Padahal, kata Assange, pemerintah AS tak pernah menyatakan bahwa pemerintahan di Timur Tengah mendukung ISIS.

Di sisi lain, Yayasan Clinton sendiri mengakui adanya donasi dari pemerintahan Arab Saudi antara US$10 juta dan US$25 juta sejak yayasan itu didirikan pada 1997. Pada bulan lalu dilaporkan bahwa pemerintahan Qatar menawarkan donasi US$1 juta pada yayasan itu untuk merayakan ulang tahun Bill Clinton.

Tapi perwakilan yayasan Clinton membantah tuduhan itu. Disebutkan, tak ada donasi dari Arab Saudi saat Clinton menjabat Menteri Luar Negeri antara 2009 dan 2013. Dibantah pula tuduhan bahwa Clinton meminta sumbangan dan menggunakannya untuk berkampanye.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>