Published On: Wed, May 27th, 2015

Kabauw-Rohmoni Kondusif

Share This
Tags

32eebbe411c75a20d7d383607e0cd2db_XLKondisi dua desa di Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah yakni desa Rohomoni dan Kabauw yang sempat terlibat ketegangan kini berangsur kondusif kembali. Demikian disampaikan Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau Lease, AKBP Komaruz Zaman.

“Saya bersyukur karena kondisinya sudah kondusif,”ujar Komaruz kepada Kabar Timur saat dihubungi dari Ambon,Senin (25/5).

Dia mengungkapkan kondisi kondusif tersebut dapat terwujud dan diraskaan berkat kesadaran kedua warga desa yang mampu menahan diri dari upaya provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Warga sejauh ini dapat menahan diri dan tidak mudah terpancing dengan upaya provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan cara meledakan bom,”ujarnya.

Meski mengklaim kondisi dua desa tersebut saat ini mulai berangsur kondusif, namun upaya pengamanan oleh aparat keamanan tetap dilakukan di perbatasan kedua desa tersebut. saat ini kata Komaruz sedikitnya terdapat 207 personil aparat gabungan TNI POlri yang masih disiagakan di dua desa tersebut untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sebanyak 207 personil gabungan TNI polri sudah melakukan pengamanan di wilayah Rohmoni dan Kabauw mapun Kailolo, memang beberapa kali ada upaya profokasi dari salah satu pihak, namun masyarakat tidak terpancing,” ungkapnya.

Dikatakan, selain melakukan pengamanan, pihaknya bersama TNI juga melakukan razia senjata tajam (sajam) didua negeri bertetangga itu. selain itu pihaknya juga terus mengupayakan pendekatan melalui mediasi dengan tokoh masyarakat tokoh pemuda di kedua desa itu.

“Pelaksanaan mediasi juga sudah dilakukan dan kami bersyukur masyarakat bisa paham dan mau bekerjasama untuk menciptakan kondisi aman di lokasi,” terangnya.

Terkait pemicu ketegangan kedua desa tersebut, mantan Kapolres Pulau Buru itu mengaku hingga kini pihaknya masih menyelidikinya,“Masih diselidiki mudah-mudahan segera terungkap siapa dalangnya dan segera ditangkap untuk diproses secara hokum,”ujarnya.

Dia pun mengimbau kepada warga agar dapat menghargai dan saling menghormati antara sesama sehingga rasa aman dan damai dapat terus dirasakan kedua masyarakat,“Kami menghimbau masyarakat agar bisa saling menghargai, menghormati dan bekerjasama dalam menciptakan rasa aman masyarakat,” pintanya.

Dia juga berharap kepada warga agar dapat bekerja sama dengan aparat keamanan baik itu TNI maupun Polri dalam memberikan informasi terkait kepemilikan senjata api organik serta kepemilikan bahan peledak.

“Apabila ada info penting khususnya terkait penganiayaan lalu, kepemilikan senapan dan handak agar segera menghubungi aparat TNI ataupun Polri dilapangan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, warga desa Kabuw dan Rohomoni Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Ma­luku Tengah, Minggu (24/5), terlibat ketegangan menyusul ledakan bom rakitan di perbatasan dua desa sekitar pukul 16.00 WIT.

Dua ledakan besar, spontan membuat warga kedua desa bertetangga itu langsung terkonsentrasi di perbatasan desa masing-masing. Meski terlibat ketegangan namun tida berujung pada konflik terbuka atas kedua warga desa. (kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>