Published On: Sat, Jan 23rd, 2016

Kejari Masohi “Incar” Proyek Bermasalah di Malteng & SBT

Share This
Tags

14483154721ea4e0bb2dcf8be138b8ba_XLSetelah menyasar kasus lama-lama dengan kerugian keuangan negara yang relatif kecil, Kejaksaan Negeri (Kejari) Masohi mulai mengendus kasus dugaan korupsi yang ditengarai menghabiskan anggaran bernilai “jumbo.”

Kajari Masohi Robinson Sitorus SH.MHum saat dihubungi, tak menampik proyek-proyek APBD maupun APBN itu terindikasi masalah. “Iya benar, memang ada sejumlah proyek fisik yang berasal dari dana APBD dan APBN yang bermasalah, belum rampung, tapi anggarannya sudah cair 100 persen,” bebernya kepada Kabar Timur, Jumat (22/1).

Ditanyakan, proyek-proyek itu apa saja, Robinson enggan membukanya. Dia hanya menyebutkan jika kasus-kasus dimaksud masih dalam tahap pengumpulan data, bahan keterangan (puldata dan pulbaket).

Terpisah sumber Kabar Timur mengungkapkan, sejumlah paket proyek APBN dan APBD Tahun anggaran 2015 belum selesai atau baru rampung 80 persen. Yang dibiayai melalui program pemerintah Provinsi Maluku maupun pusat. Sementara anggaran telah cair 100 persen.

Diantaranya proyek milik Balai Sungai Provinsi (BWS) Maluku tahun 2013, 2014 dan 2015. Kemudian Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku dari Subdinas Pengairan dan Sumberdaya Air Dinas PU Provinsi Maluku.

Sebut saja, pembangunan Sabo Dam Wairano di Negeri Amahai Kecamatan Amahai Kabupaten Malteng. Merupakan proyek Kementerian Pekerjaan umum, Dirjen Sumber daya Air untuk Balai Wilayah Sungai Maluku.

Dengan nomor kontrak HK: 02.03/08/SNVT-PJSA/PPK-PKSDA/VI/2015. Yang di kerjakan oleh PT Paris Jaya. Dibiayai APBN P Tahun 2015. Dengan waktu pelaksanaan 170 hari kerja, yang dimulai dari tanggal 30 Juni 2015. Namun sampai dengan batas waktu yang ditetapkan belum juga tuntas.

Sedangkan proyek milik Dinas Perhubungan dan Infokom Pemda Kabupaten Malteng, yaitu pembangunan tambatan perahu di Negeri Hila Kecamatan Leihitu, ditargetkan 12 januari 2015 namun molor.

Proyek yang bernilai Rp 591.800.000 ini dikerjakan oleh FA Keterampilan. Dengan nomor kontrak 552.2/08.D/PPK-TP/VIII/2015. Pekerjaan Tambatan perahu di Dusun Tohuku, Negeri Hila ini sedianya diperuntukan bagi armada rakyat untuk pelayaran antar pulau namun realitanya belum diselesaikan. (kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>