Published On: Tue, Mar 6th, 2018

Keluarga Kecewa, Tiga Pelaku Perkosaan di Hatu tak Ditahan

Share This
Tags

Pihak keluarga korban kecewa terhadap kinerja penyidik Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang hingga kini tak menahan tiga pelaku dugaan pe­merkosaan di Desa Hatu, Keca­matan Leihitu Barat, Maluku Tengah.

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap gadis berumur 18 tahun itu, terjadi awal Januari 2018, dan sudah dilaporkan sejak 29 Januari. Namun, hingga kini para pelaku belum juga ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor oleh penyidik.

“Kami minta penyidik segera menahan tiga pelaku dalam kasus dugaan asusila ini. Sehingga tidak terkesan, ada upaya untuk melin­dungi para pelaku dalam perkara asusila ini,” tandas keluarga korban, Sin Manuputty kepada wartawan di Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Senin (5/3).

Manuputty mengatakan, keluarga korban kecewa dengan kinerja penyidik Polres Ambon. Sebab, sudah sebulan lebih kasus dugaan asusila ini dilaporkan.Tetapi sampai detik ini, ketiga pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami sangat kecewa dengan kinerja penyidik Polres, karena hi­ngga kini kasus dugaan pemer­kosaan terhadap anak kami belum ada titik terang,” ujarnya.

Masih menurut Manuputty, ada sejumlah kasus kriminal lain yang serupa dengan kasus yang dialami korban. Tapi pengusutannya terbi­lang cepat, bahkan para pelaku sudah ditahan. Namun, aneh dengan kasus yang mereka laporkan saat ini.

“Penyidik sudah empat kali meminta keterangan dari korban terkait kasus kriminal itu. Tapi sampai saat ini, para pelaku belum ditahan dan dibiarkan bebas berke­liaran,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Teddy yang dikonfirmasi mengaku, pihaknya sementara berupaya untuk mengusut kasus dugaan tindak pi­dana asusila itu. Hanya saja, penyi­dik masih butuh waktu. Sebab per­nyataan korban sering berubah saat diperiksa penyi­dik, bahkan ada sejum­lah keterangan justru berbeda dengan keterangan para pelaku yang juga selaku saksi dalam perkara ini. “Kasusnya tetap diusut hanya saja kami butuh waktu, karena keterangan korban sering berbeda,” jelasnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>