Published On: Sat, Nov 29th, 2014

Komdis PSSI Maluku Tak Becus dan Tebang Pilih

Share This
Tags

Heygel Tengens 1Komisi Disiplin ex ofisio Panitia Disiplin Asosiasi Provinsi Maluku yang beranggotakan Heygel Tengens dan Fery de Fretes dinilai tak becus dan tebang pilih dalam menyikapi komplain kontingen lain terhadap indikasi pemalsuan umur pemain futsal Kota Ambon dan pemain futsal Maluku Tengah serta pemalsuan umur pemain sepakbola Kota Ambon di Popmal III, 21-27 November 2014 kemarin.

’’Masak hanya SBT dan Buru Selatan saja yang didiskualifikasi, sementara dua pemain Kota Ambon (Finky dan Fangky Pasamba) juga memalsukan umur tidak diberikan sanksi untuk tim Kota Ambon. Ini pertanda Komdis Asprov PSSI Maluku atau Pandis Panpel Popmal III tak becus dan pilih kasih,’’ kecam Ofisial Sepakbola Kota Tual, Ahmad Yani Gassi kepada Berita Maluku melalui ponselnya, Jumat (28/11/2014) malam.

Gassi menuding Tengens dan kawan-kawan di Komdis PSSI Maluku tidak jujur dan berpihak kepada tim sepakbola maupun tim futsal Kota Ambon selama berlangsungnya Popmal ketiga.

’’Kalau kabupaten lain dan Kota Tual mungkin Komdis langsung kasih diskualifikasi, tapi karena ini tim Kota Ambon jadi banyak alasan yang dicari-cari. PSSI Maluku juga sengaja mengintervensi kerja Komdis, sehingga putusan Komdis menguntungkan Kota Ambon dan merugikan kontingen yang lain. Pantasan saja, sepakboka Maluku selalu gagal di babak kualifikasi PON karena Komdis dan pengurus PSSI Maluku tidak jujur dalam perekrutan pemain dan pelatih,’’ tudingnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi nomor ponsel Tengens tak aktif. De Fretes yang dikonfirmasi melalui pesan singkat juga tak berniat merespons positif konfirmasi tersebut sampai berita ini naik. (beritamaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>