Published On: Thu, Dec 28th, 2017

Korupsi Bansos Mandek di Polres SBT

Share This
Tags

Perkara dugaan korupsi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) seperti fenomena gunung es, tapi penyelesaian ‘di bawah tangan’ oleh oknum-oknum penyidik penegak hukum fenomenanya sama. Jangankan kasus kakap, kasus kecil dan mudah tuntas, kerap dipetieskan.

Seperti korupsi dana Bansos tahun 2011-2013, ada dua mata anggaran yakni Rp 160 juta dan Rp 500 juta, sampai saat ini tak jelas penanganannya. Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan Mirna Derlen, dua bawahannya Moksen Ohorella dan Ishaka Rumatta telah jadi tersangka sejak tahun 2015. Tapi datang Kasatreskrim AKP Dedy Hartoyo, nama Mirna, Moksen dan Ishaka, tenggelam ditelan bumi.

Dan hingga penghujung tahun 2017 ini, korupsi program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) punya Kementan RI itu, tetap mandek. “Diduga sudah ada penyelesaian di bawah tangan oleh Kasatreskrim Polres SBT waktu itu, pengganti Iptu Kurnia” ungkap sumber internal Polres SBT kepada Kabar Timur, Rabu, kemarin.

Tapi Kasatreskrim Polres SBT saat ini, AKP La Billi dikonfirmasi membantah perkara ini mandek di jalan. Dijelaskan La Billi, sesuai informasi yang dia terima dari penyidik Polres sebelumnya, Mirna Derlen sudah mengembalikan kerugian negara Rp 50 juta.

Sementara Moksen Ohorella dan Ishaka Rumatta, perkaranya sudah tahap 21. Bahkan sudah naik pengadilan. La Billi mengatakan, dirinya hanya menerima perkara tunggakan dari Kasatreskrim sebelumnya. Karenanya, untuk tersangka Mirna Derlen, pihaknya tak tahu apa-apa soal status hukum Mirna.

“Ibu Mirna menurut info yang saya dengar sudah kembalikan uang Rp 50 juta ke penyidik ketika kasusnya masih di tahap penyelidikan,” katanya dihubungi melalui telepon seluler. (KTA)

Pesta Kembang Api Tahun Baru 2018 di JMP

AMBON-Menyambut tahun baru 2019, Jembatan Merah Putih (JMP) kembali jadi areal perayaan pesta kembang api. Digelar oleh Pemprov Maluku, rencana persiapan kegiatan tersebut telah dimatangkan.

Kabag Humas Setda Provinsi Maluku, Bobby Kin Palapia mengungkapkan, rapat-rapat koordinasi lintas SKPD Pemprov dan Pemkot Ambon telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Terutama dengan institusi TNI-Polri dalam rangka pengamanan malam tahun baru tersebut. Yaitu, Polda Maluku, Polres Ambon, Kodam XVI/Pattimura, Kodim 1504 Ambon. “Tadi (kemarin) siang, sudah ada rapat koordinasi untuk finishing,” kata Palapia kepada Kabar Timur, Rabu (27/12).

Rapat dipimpin Sekda Provinsi Maluku Hamim Bin Taher dihadiri Waka Polda Maluku, perwakilan Pangdam XVI Pattimura dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy maupun perwakilan instansi terkait Pemprov dan Pemkot.

Dalam rapat tersebut, dari institusi TNI-Polri bersedia melakukan pengamanan, dilaksanakan sehari sebelum perayaan malam ganti tahun itu. Terkait pengamanan, JMP akan ditutup sebelum puncak perayaan malam tahun baru. Sehingga otomatis, kata Palapia, akan ada pengalihan arus kendaraan dari JMP.

Ditambahkan, selain kegiatan ini dipusatkan di atas JMP, di Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau, akan dilakukan tablig akbar. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan jalan Jenderal Sudirman dan jalan Sultan Hasanuddin. “Jadi akan ada dua kegiatan untuk menyambut malam tahun baru itu,” terangnya. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>