Published On: Sat, Jul 23rd, 2016

Kota Ambon Hanya Raih Adipura Buana

AdipuraKota Ambon kem­bali meraih penghar­gaan lingkungan Adi­pura 2016. Namun yang diraih hanyalah Adipura Buana.

Kategori yang digu­nakan dalam Adipura 2016 memang sangat berbeda. Pada tahun-tahun sebelumnya Adipura dikelompokkan dalam empat kategori kota yakni Kota Metropolitan, Kota Besar, Kota sedang, dan Kota Kecil. Namun pada tahun 2016 ini penghargaan Adipura diberikan dalam tiga kate­gori yakni Adipura Buana, Adipura Kirana, dan Adipura Paripurna.

Adipura Buana diberikan kepada pemerintah daerah yang mengga­bungkan unsur sosial dengan lingkungan untuk membentuk kota yang layak huni yang  tercermin dari masyarakat kota yang peduli lingkungan.

Sementara Adipura Kirana, penilaiannya dititikberatkan pada kota yang mampu  mendorong pertumbuhan ekonomi melalui per­dagangan,  pariwisata dan investasi berbasis pengelolaan  lingkungan hidup

Sementara Adipura Paripurna me­ru­pakan penghargaan tertinggi ter­hadap kota yang telah mampu mem­berikan kinerja terbaik untuk kategori Adipura Buana dan Adipura Kirana.

Penghargaan tersebut diserah­kan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke­pada sejumlah pejuang lingku­ngan dan kepala daerah termasuk Walikota Ambon Richard Louhena­pessy, pada peringatan Hari Ling­kungan di Lapangan Istana Siak Sri Indrapura, Riau, Jumat (22/7).

Diantara 143 kota peraih Adipura 2016, Ambon hanya kebagian penghargaan Adipura Buana bersama 35 kota lainnya.

Ambon masih kalah dari sejum­lah kota di Kawasan Timur Indonesia yang masuk dalam deretan peraih Adipura Kirana seperti, Makassar, Jayapura, Gorontalo dan Pare Pare.

Tahun lalu, Kota Ambon hanya mampu meraih penghargaan taman kota terbaik kategori kota seang serta plakat dan sertifikat untuk kota dengan penilaian indikator bersih, teduh, sehat dan berkelanjutan.

Kota Ambon sebenarnya menda­pat­kan tropi Adipura pada tahun 1988, setelah itu kembali menda­patkannya sejak tahun 1991-1994. Tahun 1995, Kota Ambon hanya men­dapatkan penghargaan sertifi­kat Adipura dan pada tahun 1996 kembali mendapatkan tropi Adipura.

Setelah mendapatkan tropi Adi­pura pada tahun 1996, Kota Ambon tak pernah lagi mendapatkan penghargaan tersebut hingga tahun 2011. Penghargaan baru di­da­pat Kota Ambon pada tahun 2012, namun hanya berupa sertifi­kat/piagam Adipura. Selanjutnya tahun 2013-2014, Ambon meraih tropi.

Kendati meraih Adipura Buana, na­mun banyak sisi yang harus diper­baiki. Pasalnya, masalah sampah belum sepenuhnya berhasil dita­nga­ni secara baik oleh pemkot. Di be­berapa tempat pembuangan sampah sementara, terlihat sampah masih menumpuk dan terlambat di­angkut ke tempat pembungan akhir.

Menyikapi hal ini. Anggota Ko­misi III DPRD Kota Ambon, Leonora Far-Far mengatakan pemkot perlu banyak melakukan berbagai eva­lua­si sebab hanya mendapatkan Adipura Buana.

“Pemkot tidak boleh berbangga hati karena telah menerima Adipura Buana sebab kita hanya menerima adipura yang levelnya masih terbawah sekali dari daerah lain dan ini membuktikan Ambon ma­sih perlu evaluasi,” katanya.

Ia menjelaskan, Kota Ambon sebenarnya harus berupaya agar meraih Adipura Kirana atau juga Adipura Kencana.

“Adipura Buana adalah tropi yang paling bawah, jadi setelah menerima tropi ini pemkot harus benar-benar memperhatikan yang namanya kebersihan, agar kita juga bisa mendapatkan Adipura Kirana seperti Makassar dan Jaya­pura maupun Adipura Kencana seperti Surabaya,” jelasnya.

Bersihnya kota ungkap Far-Far, harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak baik itu masyara­kat, LSM maupun pemkot karena ini menyangkut dengan kebersi­han kota Ambon.

Pemkot juga harus memperhati­kan seluruh kesejahteraan dari petugas kebersihan agar mereka juga merasa bisa diperhatikan oleh Pemkot.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menam­bah­­kan, Adipura yang diterima meru­pakan penghargaan bagi pemerin­tah dan seluruh masyara­kat Kota Ambon, sehingga dapat memberi­kan motivasi kepada pemerintah dan masyarakat untuk lebih mening­katkan kenyamanan dan kebersihan.

“Kita harus tetap menjaga lingku­ngan kita agar, tetap aman, nyaman dan bersih,’’ katanya.

Dijelaskan, setelah menerima trophi Adipura pihaknya akan mencanangkan pembangunan monumen Adipura di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) untuk mengenang seluruh jasa warga kota yang telah mensukseskan program Jumpa Berlian. “Kita akan membangun monumen agar, masyarakat dapat melihat hasil kerja dengan menjaga Kota Ambon yang bersih dalam memperoleh adipura,’’ jelasnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>