Published On: Mon, Nov 23rd, 2015

Kritik Kebijakan Soal ISIS, Senator AS Serukan Pemerintah Lebih Agresif

Share This
Tags

8a9db759-4e8e-4632-9b14-265afae2d6bb_169Kelompok radikal ISIS terus merajalela. Seorang senator terkemuka Amerika Serikat mencetuskan, pemerintah AS tidak melakukan cukup upaya untuk memerangi kelompok keji tersebut. Menurutnya, ISIS kini juga semakin kuat di luar Irak dan Suriah.

Senator Dianne Feinstein menyampaikan hal itu setelah Menteri Luar Negeri AS John Kerry memberikan gambaran lebih komprehensif kepada komisi intelijen Senat mengenai strategi AS memerangi ISIS.

Kepada stasiun televisi CBS, Feinstein mengatakan, “Saya pikir, pendekatan itu tak cukup untuk pekerjaan tersebut.”

Senator terkemuka dari Partai Demokrat itu juga mengomentari keputusan Presiden Barack Obama untuk mengirimkan 50 personel pasukan khusus ke Suriah. Menurutnya, langkah itu tak akan menyelesaikan masalah. Dia pun menyarankan perlunya rencana operasi khusus yang lebih besar dan lebih spesifik.

“Kita perlu untuk agresif sekarang,” ujar Feinstein dalam program “Face the Nation” di CBS seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (23/11/2015).

Senator AS itu menggambarkan ISIS sebagai kekuatan sangat besar mirip sebuah negara dengan sekitar 30 ribu petempur, infrastruktur sipil dan pendanaan. ISIS telah menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah dan telah menyatakan pembentukan kekhalifahan.

ISIS juga telah menyebar dengan cepat ke negara-negara lain. Feinstein pun menekankan bahwa serangan teror di Paris, Prancis pada 13 November lalu didalangi oleh para militan ISIS di Belgia.

“Ini masalah yang besar, besar,” kata Feinstein kepada CBS.“Ini telah berlangsung terlalu lama. Dan ini bukannya membaik, namun malah memburuk,” tutur wanita tersebut.

Hal senada disampaikan ketua komisi intelijen DPR AS, Devin Nunes yang juga mengkritik strategi Obama dalam memerangi ISIS. “Strategi AS harus diperluas untuk menandingi ancaman kelompok kelompok ini,” cetus politikus dari Partai Republik itu.

Namun Brett McGurk, utusan Obama untuk koalisi global memerangi ISIS, membantah kritikan tersebut. Menurutnya, koalisi terus menargetkan jaringan internasional ISIS dan menekannya di Irak dan Suriah. “Kami tak akan puas sebelum kami menghancurkan organisasi ini,” tandasnya di acara “Face the Nation.”

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>