Published On: Mon, Feb 13th, 2017

Leicester Makin Gawat

Share This
Tags

Leicester City seperti belum puas menorehkan rekor-rekor buruk musim ini setelah menelan kekalahan dua gol tanpa balas dari Swansea City.

Rasanya belum lama publik melihat pesta juara Leicester saat memenangi Premier League musim lalu dengan mengangkangi tim-tim besar serta jadi klub terproduktif ketiga setelah Manchester City (71 gol) dan Tottenham Hotspur (69 gol).

Namun ketika tahun 2017 baru memasuki Februari atau setengah lebih musim 2016/2017 berjalan, segalanya berubah 180 derajat untuk Leicester.

Bukannya bertarung di papan atas mempertahankan gelar juaranya, Leicester malah sibuk bertarung di papan bawah sedari awal musim. Bahkan kondisinya kini makin suram untuk The Foxes.

Itu setelah kekalahan 0-2 dari Swansea City pada pekan ke-25 Liga Inggris di Liberty Stadium, Minggu (12/2/2017) malam WIB kemarin. Itu adalah kekalahan ke-14 Leicester musim ini yang membenamkan mereka ke posisi ke-17 klasemen dengan 21 poin, selisih satu angka dari Hull City di urutan ke-18 yang merupakan batas akhir zona degradasi.

Kekalahan dari Swansea adalah kekalahan kelima beruntun Leicester yang menjadikan mereka juara bertahan Premier League pertama yang melakukannya.

Ada lagi rekor buruk yang dibuat Leicester, yakni juara bertahan pertama yang tak mampu bikin gol di enam laga beruntun. Terakhir kali Leicester bikin gol adalah saat menang 1-0 atas West Ham United di laga penutup tahun.

Makin menambah pilu Leicester adalah mereka jadi tim dengan jumlah poin terendah di empat divisi sepakbola Inggris di tahun 2017 ini. Hanya satu poin yang didapat, sama dengan pencapaian Aston Villa, Coventry, dan Leyton Orient.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>