Published On: Wed, Jun 14th, 2017

Longsor di Batu Merah, Bocah 9 Tahun Lolos dari Maut

Share This
Tags

Sebuah rumah warga di kawasan RT 02 RW 02 Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau Ambon mengalami kerusakan cukup pa­rah setelah tertimbun longsor menyusul hu­jan deras yang terjadi pada Selasa (13/6) malam.

Insiden yang terjadi sekira pukul 20.00 WIT itu tidak hanya merusak rumah tersebut namun juga menyebabkan seorang bocah peng­huni rumah bernama Nabila Giarno mengalami luka dibagian kaki dan sekujur tubuhnya setelah tertimpa lemari di dalam rumahnya.

Beruntung nyawa bocah perem­puan yang berusia 9 tahun ini da­pat diselamatkan se­te­lah warga se­tempat dibantu aparat Satgas TNI ke­satuan 734 yang mengetahui keja­dian itu segera mengefakuasi kor­ban dari dalam rumahnya.

Ayah korban Helmi Giarno (45) mengaku sebelum insiden itu ter­jadi anaknya tersebut sedang ti­dur di dalam kamar. Sementara is­tri­nya sedang memasak di dapur, saat itu tiba-tiba pohon mangga yang berada di belakang rumahnya tum­bang bersama bongkahan tanah dan langsung menimpa dinding kamar rumahnya.

“Saat itu anak saya langsung ter­timpa lemari, sementara istri saya yangs edang emmasak langsung ke­luar bersama anak-anak saya yang lain,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Siri­mau, AKP Meity Jacobus meng­ung­­kapkan  setelah mengetahui in­si­den itu warga Asmil Batu Me­rah dibantu anggota Satgas 734/SNS dan personil Polsek Siri­mau  langsung mendatangi ru­mah ter­sebut untuk memberi perto­lo­ngan kepada korban.

“Korban berhasil dievakuasi da­ri rumahnya itu sekitar pukul 20.40 WIT,”kata Meity.

Setelah berhasil dievakuasi dari rumahnya, korban lalu dilarikan ke rumah sakit dr Latumeten Ambon untuk menjalani perawatan medis. Menurut Meity akibat kejadian itu, korban menderita luka di bagian kaki dan bagian punggungnya.

Usai kejadian itu petugas BPBD Kota Provinsi Maluku bersama PMI langsung mendatangi lokasi ke­ja­dian dan memberikan bantuan ter­pal untuk menutup bagian rumah korban yang mengalami kerusakan.

Musibah tanah longsor di ko­ta Ambon dalam beberapa hari ter­akhir terus terjadi di sejumlah tiitik menyusul adanya hujan deras yang terus mengguyur kota Ambon. Ba­dan Penanggulangan Bencana Da­erah (BPBD) Kota Ambon meng­­ungkapkan titik longsor di ko­ta Ambon sejauh ini tersebar di ham­pir 20 titik di lima kecamatan.

BPBD Kota Ambon sebelumnya telah mengingatkan warga kota Am­bon khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan dibawa lereng-lereng gunung agar lebih waspada lagi mengingat potensi bencana di Ambon sangat tinggi akibat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini.

Dalam sepekan terakhir, musi­bah tanah longsor di Ambon telah me­ru­sak sejumlah rumah warga di beberapa kawasan seperti di Ka­rang Panjangm, Ahuru dan Wai­heru. Bahkan di kawasan Karang Pan­jang, musibah tanah longsor sem­pat menrenggut nyawa seorang war­ga setempat. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>