Published On: Fri, Jun 2nd, 2017

Maju Jadi Calon Bupati Malra – Renjaan Kembalikan Dokumen Pendaftaran ke PDIP

Share This
Tags

Asisten I Provinsi Maluku, Angelus Renjaan akan maju menjadi calon Bupati Maluku Tenggara (Malra). Ia bahkan telah mengembalikan dokumen pendaftaran ke DPC PDIP Malra.

Mantan Penjabat Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kepulauan Aru ini telah menetapkan hati dan langkahnya untuk menata Ohoi membangun Kei menjadi lebih baik kedepannya.

Hal inilah yang membuatnya siap maju sebagai bakal calon Bupati Periode 2018-2023 di Maluku Tenggara (Malra).

“Keinginan untuk kembali ke kampung halaman Malra sebenarnya, sudah lama sekali. Setelah kurang lebih 35 tahun mengabdi di Ambon, Provinsi Maluku dan ada penugasan ke Kabupaten/Kota yang lain. Dan ini saatnya untuk mengabdi bagi tanah kelahiran, tanah Tercinta Malra. Dan oleh sebab itu, telah saya laporkan kepada bapak gubernur sejak Jumat lalu, dan beliau juga merestui. Sehingga Jumat itu juga saya sudah ke Malra mengambil formulir pendaftaran,” jelas Renjaan kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (31/5).

Renjaan mengakui, sejak Rabu (31/5) timnya telah mengembalikan berkas sebagai bakal calon Bupati ke PDIP Pukul 13.00 Wit.

Menurutnya, kedepan Malra akan diperhadapkan dengan tantangan dan berbagai hal menarik lainnya. Contohnya, terkait dengan masalah penataan pemerintahan terkhususnya pemerintahan adat di desa atau yang biasa disebut Ohoi.

“Katakan saja masalah penataan pemerintahan, khususnya pemerintah adat di desa. Ini hal yang cukup menarik, karena seperti yang diketahui hukum adat Malra itu Lavurngabal, itu ada hukum-hukum lanjutannya yang mengatur tata kehidupan masyarakat termasuk pemerintahan. Dan ini menjadi tantangan tersendiri,”ungkapnya.

Hal inilah, yang kemudian, mendorong Asisten I Sekda Maluku Bidang Tata Pemerintahan itu, rindu menata Ohoi membangun Evav.

“Dari situ ada kerinduan untuk menata Ohoi atau desa itu, untuk membangun Evav atau membangun Malra. Desa itu mempunyai seluruh kelengkapan berupa sumber daya alam, sumber daya manusia dan semuanya, apalagi bicarakan hak-hak adat. Dan ini merupakan tantangan yang paling menantang untuk membangun dari desa ke kota dan juga berkaitan dengan Nawacita,” jelasnya.

Ia merindukan, kedepannya harus ada aturan hukum adat terkait dengan Lavurngabal.

Selain itu, pembangunan Malra yang akan dilakukan kedepannya juga harus lebih memperhatikan masalah pemberdayaan masyarakat. Hal ini terkait dengan pemberdayaan masyarakat yang masih sangat minim. Keterlibatan masyarakat yang dimaksudkan Renjaan, ialah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengatur, membangun diri sendiri, dengan bantuan dan dorongan dari pemerintah daerah.

“Kita jangan lagi dengan pola-pola lama, pemerintah kerja nanti masyarakat yang tunggu. Sekarang ini sudah terbalik. Pemerintah hanya mengatur, standar, prosedur dan norma ataupun kaitannya daengan arahan kebijakan, semua kita siapkan. Tetapi di lapangan itu kita harapkan masyarakat yang berperan sendiri,” tandasnya.

Renjaan juga akan membangun Kei Kecil dan Kei Besar, sebagai bagian dari Maluku Tenggara, dengan menggunakan dua pendekatan, yang dilihat dari masalah infrastruktur dan pemberdayaan baik untuk Kei Kecil dan Kei Besar.

Baginya, pendekatan pembangunan untuk Kei Kecil akan lebih diprioritaskan pada pemberdayaan masyarakat terlebih dahulu, barulah ia mendorong kelengkapan infrastruktur. Hal ini berbanding terbalik dengan pendekatan untuk pembangunan di Kei Besar, ia akan lebih dulu membangun infrastruktur diikuti dengan pemberdayaan masyarakat.

“Selain itu, saya ada juga masalah kemiskinan,  yang sebenarnya juga turut menjadi tantangan bagi kita, walaupun kita tahu bupati sekarang juga hebat, bekerja keras, tetapi mungkin masih ada catatan kecil untuk kita kedepannya menata Maluku Tenggara jauh lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sedangkan untuk calon yang akan mendampinginya, Renjaan menambahkan, dirinya akan melakukan survey, dan survey tersebut dilakukan oleh tim pendukungnya, maupun beberapa Lembaga survey yang terpercaya. “Kita mencari pasangan itu pasangan yang sudah dikenal dan bisa terpilih,” tambahnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>