Published On: Mon, Feb 1st, 2016

Malas Ngantor Wakil Rakyat di DPRD Kota tak Dipercaya

Share This
Tags

berita_102145_800x600_DPRD-Kota-AmbonWarga sekarang ti­dak lagi mem­percayai wakilnya di DPRD Kota Ambon karena tidak menjalankan tu­gas mereka dengan baik.

Berbagai elemen warga yang ditemui Siwalima, seluruhnya kecewa dengan sikap para wakil rakyat di DPRD Kota Ambon yang malas masuk usai studi banding di berbagai kota. Bahkan ada juga yang melanjutkan ‘jalan-jalan’ ke luar negeri.

“Kami sangat kecewa dengan DPRD karena tidak pernah bisa menyuarakan aspirasi masyakarat dan juga tidak menjalankan tugas dengan baik,” tandas Santi salah satu warga Batu merah kepada Siwalima di Ambon,sabtu (30/1).

Dikatakan, selama ini DPRD selalu melakukan studi banding namun tidak punya bukti tindak lanjut dari studi tersebut kepada masyarakat. “Kita tidak pernah merasakan bukti dari hasil studi banding mereka, jadi tidak perlu lakukan studi banding lagi karena hanya menghamburkan uang rakyat,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan warga Tantui, Windi. Menurutnya, wakil rakyat saat ini tak bedanya dengan wakil-wakil rakyat sebelum­nya. “Kalau kita bandingkan DPRD yang sekarang ini dengan yang lalu itu, sangat jauh karena mereka yang ada sekarang itu lebih pentingkan pribadi mereka,” ujarnya.

DPRD Kota Ambon, katanya. hanya mementingkan pribadi, sebab banyak sekali agenda DPRD yang tak terselesaikan.

Begitu pun, dengan Haris, warga lainnya  yang merasa kecewa dengan DPRD karena tidak pro rakyat dan tidak pentingkan nasib rakyat.

Apalagi DPRD lebih banyak ke luar daerah karena dengan agenda yang tidak bermanfaat. Bukan itu saja, apa yang di contohkan Komisi I sangat tidak mencermin­kan se­orang wakil rakyat.

“Apa yang ditunjukan komisi I sangat tidak punya etika, dan kami sebagai masyarakat sangat kecewa dengan mereka,”tandas Haris.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPRD Kota Ambon James Maatita berang, usai mengetahui Komisi I selalu malas masuk kantor. “Saya sudah beritahukan kepada seluruh anggota untuk tidak malas ke kantor karena masih ada tugas-tugas mereka. Bagaimana bisa menjadi wakil rakyat sementara sudah pulang studi banding masih malas ke kantor nanti saya akan lakukan teguran kepada mereka,” tandas Maatita kepada Siwa­lima me­lalui telepon selulernya, Jumat (29/1).

Maatita menegaskan jangan hanya menjelang agenda berangkat keluar baru masuk kantor sementara banyak sekali agenda yang perlu dibahas untuk kepentingan masyarakat.

“Kita ini wakil rakyat, sehingga berbuat sesuatu kepada masyarakat. Jika giliran mendapatkan hak-hak mereka langsung masuk kantor, sementara untuk tugas dan tanggung jawab mereka sendiri lambat, itu sangat disayangkan,” tandasnya.

Ia juga sangat menyesali perilaku dari anggota Komisi I yang tidak menghargai waktu, apalagi ini melakukan rapat bersama rakyat itu sangat tidak terpuji sekali.

Maatita menegaskan, kedepan ini sebagai pimpinan ia akan membuat rapat evaluasi anggota DPRD yang masih saja malas ke kantor sebab sudah sangat tidak wajar, karena sudah mendapatkan teguran selalu saja ada alasan. “Saya sudah berkali-kali melaku­kan teguran kepada mereka, tapi masih saja malas ke kantor. Jadi saya akan adakan rapat untuk lakukan evaluasi. Kalau seperti ini nama lembaga yang akan tercoreng karena ketidakdisiplinan mereka para anggota,” tandasnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>