Published On: Sun, Apr 9th, 2017

Maluku & Malut Tanda Tangani MoU Kerjasama Pengembangan Wilayah

Share This
Tags

Gubernur Maluku Said Assagaff dan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerjasama di Bidang Perencanaan, Pembangunan dan Pengembangan Wilayah.

Nota kesepahaman tersebut, ditandatangani kedua gubernur, di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Ber­sama Provinsi Maluku dan Provinsi Malut, di atas KM Dorolonda, dalam pelayaran dari Ambon menuju Bitung, Kamis (6/4).

Sebelumnya, dalam sambutannya ketika membuka Musrenbang Ber­sama ini, Assagaff mengatakan, momentum Musrenbang ini sebagai dorongan dalam membangun kerja­sama regional dalam menyusun program bersama guna menumbuhkan sektor ekonomi di Maluku dan Malut.

“Melalui forum Musrenbang ini, perlu didiskusikan berbagai perma­sa­lahan yang muncul terkait ren­dahnya kontribusi regional PDB Maluku – Malut dan Papua untuk pen­dapatan negara, karena berkai­tan dengan kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan sumber dana lainnya untuk pembangunan ke­depannya. Musrenbang bersama di atas kapal ini, merupakan perjalanan historis untuk membangun wilayah Maluku dan Malut,” katanya.

Assagaff menjelaskan persamaan kedua wilayah yang pernah berada dalam satu wilayah pemerintahan inilah yang menjadi dasar digelarnya Musrenbang Bersama.

Maluku-Malut kata Assagaff memiliki hubungan yang erat secara geologis, geografis, dengan flora dan fauna yang terbentuk dalam ekosistem Wallace, sebagai satu kesatuan Kepulauan Maluku.

Secara geneologis, Assagaff kata­kan, penduduk Kepulauan Maluku telah tercampur dan membentuk sistem budaya yang mirip, namun tersebar dalam koloni kepulauan yang masing-masing memiliki ciri tersendiri.

Selanjutnya, tentang perencanaan pembangunan Maluku ke depan, dia katakan, akan didasarkan pada ka­rakteristik kepulauan yang dido­minasi pulau-pulau kecil didukung pemandangan bawah laut yang fantastis dan sejarah historis yang panjang, yang menjadi trend ter­sendiri dalam pengembangan Maluku ke depannya.

Senada dengan Assagaff, Guber­nur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba menilai, Musrenbang di kapal ini merupakan sesuatu yang luar biasa, mengingat kedua wilayah pernah bertahun-tahun satu pro­vinsi. Baru tahun 1999, Malut yang waktu itu adalah salah satu kabu­paten di Maluku, mekar menjadi provinsi baru.

Menurut Kasuba, ini memberikan gambaran, bahwa kita harus kembali ke laut dengan mengelola potensi laut yang begitu besar. Karena itu Musrembang bersama di kapal yang digagas Provinsi Maluku ini, setelah dilihat sekarang ini luar biasa, persaudaraan dibangun kembali.

“Hari ini saya merasa kembali di awal-awal 1990-an saat kita me­ngandalkan kapal. Ini sesuatu yang luar biasa bagi saya mengingatkan kita bahwa Maluku dan Malut ini adalah kawasan laut, sebab da­ratnya hanya 20 persen lebih,” ujarnya.(Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

- BALAGU.COM