Published On: Wed, Dec 6th, 2017

Mantan Bupati SBB Wajib Lapor

Share This
Tags

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi anggaran publikasi Rp 750 Juta yang bersumber dari APBD tahun 2014, mantan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jacobus F. Puttileihalat tidak ditahan. Ia hanya dikenakan wajib lapor oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku.

“Kita kenakan wajib lapor, seminggu 2 kali,” ungkap Wadir Ditreskrimsus Polda Maluku AKBP. Harold Wilson Huwae kepada Kabar Timur di Markas Polda Maluku, Senin (4/12).

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku ini tidak ditahan lantaran dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum. “Berkas tahap I besok (hari ini). Jadi tinggal tunggu P21 (berkas dinyatakan lengkap oleh Jaksa), setelah itu tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Jaksa atau tahap II,” kata Harold usai mengikuti acara serah terima jabatan sejumlah Kapolres jajaran dan pejabat utama Polda Maluku.

Disinggung soal adanya indikasi keterlibatan Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, Mansur Tuharea dalam kasus tersebut, mantan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini menyampaikan masih dalam penyelidikan. “Tergantung arah penyidikan. Jadi satu satu,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, surat Perintah Dimulainya Penyidikan sudah terkirim ke jaksa. Dan berkas lainnya segera menyusul, karena telah diperiksa dan siap dilimpahkan. Setelah resmi bergelar tersangka dugaan korupsi anggaran publikasi Rp 750 Juta yang bersumber dari APBD tahun 2014, berkas perkara tahap satu Jacobus Puttileihalat akrab disapa “Bob” yang juga mantan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), dua periode ini,  dalam persiapan pelimpahan ke Kejaksaan Tinggi MalukuI.

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku ini ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, setelah dicecar sejumlah pertanyaan sejak pukul 16.30 WIT hingga pukul 20.40 WIT, Jumat, pekan kemarin.

Wakil Dirreskrimsus Polda Maluku, AKBP. Harold Wilson Huwae mengungkapkan, penyidik telah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Tinggi Maluku. Berkas perkara Bob juga telah diperiksa.

Meski begitu, mantan Kapolres Pulau Ambon ini belum dapat dapat memastikan kapan, berkas perkara tersangka korupsi ini dilimpahkan ke Jaksa. “Sudah (kirim SPDP). Berkas sudah diperiksa anggota. Tinggal dilimpahkan saja ke Jaksa,” jelasnya saat di konfirmasi Kabar Timur, Minggu (3/12), sore.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur, peran Bob terungkap di persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan Petrus Eropley dan Rio Kormein eks Bendahara Pengeluaran Badan Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten SBB.

Dalam dakwaanya yang dibacakan JPU disebutkan adanya keterlibatan Bob dan Sekda Mansyur Tuharea dalam kasus dugaan korupsi biaya publikasi dan jasa iklan tahun 2014 senilai Rp 750 juta. Sedikitnya, ada 21 nama yang disebutkan menerima aliran dana atas perintah Bob yang disetujui Mansyur Tuharea. Modusnya mereka mark up biaya publikasi dan pencetakan iklan Pemerintah Kabupaten SBB.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku menemukan adanya kegiatan fiktif dalam pengelolaan anggaran sebesar Rp 750 juta yang dialokasikan dalam APBD tahun 2014. Laporan pertanggungjawaban juga dibuat fiktif seakan telah dianggarkan dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Diduga anggaran tersebut mengalir ke sejumlah pihak, termasuk Bupati SBB yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu. Alhasil, dari tindak kejahatan itu negara dirugikan sebesar Rp551.147.899.

Sebelumnya, pada Jumat pekan kemarin, Bob memenuhi undangan penyidik perihal pemeriksaan terkait kasus tersebut. Bob tiba di ruang pemeriksaan pukul 16.30 WIT. Kurang lebih 4 jam, bekas Bupati pertama di Kabupaten berjuluk Saka Mese Nusa ini diperiksa dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dijadikan tersangka, Bob tidak ditahan polisi. Ia yang didampingi dua orang lelaki, diduga kuasa hukumnya saat keluar dari ruang pemeriksaan pukul 20.45 WIT, langsung bergegas masuk kedalam mobil Agya berwarna putih DE 1921 AH dan langsung tancap gas. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

- BALAGU.COM