Published On: Tue, Jan 9th, 2018

Minta Siapkan Berkas Plt Gubernur

Share This
Tags

Ketua Komisi A DPRD Maluku Melkias Frans meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Hamim Bin Thahir untuk segera menyiapkan dokumen administrasi untuk diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka penunjukan Pelaksanaan Tugas (Plt) Gubernur Maluku.
Ini penting, karena Gubernur Maluku Said Assagaff kembali akan bertarung dalam Pilgub Maluku 2018.

Saat ini KPU Maluku juga telah membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018. “Saya minta kepada Sekda Maluku untuk segera menyiapkan dokumen administrasi untuk persiapan pergantian gubernur, setelah ditetapkan KPU sebagai calon Gubernur Maluku,” ungkap Melkias kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Senin (8/1).

Dia mengatakan, dengan tidak ikut sertanya Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dalam Pilkada Maluku, maka Sahuburua yang akan dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) guna mengurus pemerintahan hingga dilantiknya gubernur dan wakil gubernur terpilih.

“Wakil Gubernur Zeth Sahuburua yang harus disiapkan untuk menjadi Plt gubenur, dalam kurun waktu sampai dengan pelantikan gubernur terpilih, karena sesuai perintah undang-undang memang seperti itu,” ujar dia.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Maluku ini menjelaskan, terdapat serangkaian ketentuan yang wajib dipatuhi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mencalonkan diri sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota. Harus menjalani masa cuti, sehingga dalam setiap aktifitas yang dilakukan, kepala daerah berada diluar tanggungan negara.

Bahkan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya. Ini berdasarkan pada perintah undang-undang pemilu yang menegaskan seperti itu. “Mereka harus lepas semua atribut negara, karena ini sudah menjadi kewajiban bagi setiap kepala daerah yang mencalonkan diri. Karena berdasarkan konstitusi tentang Pemilu, jelas mengatur bahwa setelah ditetapkan sebagai calon gubernur, bupati maupun walikota, maka sudah pasti statusnya hilang. Bahkan mereka juga diharuskan keluar dari rumah dinas, dan tidak menggunakan fasilitas apapun yang terkait dengan jabatannya ,” papar Melkias.

Selain Gubernur, lanjut dia, sekda juga harus menyiapkan berkas admnistrasi Plt untuk Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Ini perlu, karena kedua daerah ini juga termasuk dalam zona pemilihan serentak 2018 di Maluku. “Untuk Maluku Tenggara, bupati dan wakilnya sama-sama calon. Bupati sebagai cawagub dan wakil bupati maju sebagai calon Walikota Tual. Oleh karena itu, perlu siapkan salah satu pejabat ASN yang memenuhi syarat dari Provinsi Maluku untuk mengisi jabatannya sebagai Penjabat Bupati Maluku Tenggara,” ujarnya.

Untuk Walikota Tual, tambah dia, Adam Rahayaan kembali mencalonkan diri sebagai calon Walikota Tual periode 2018-2023. Sementara wakilnya Abdul Hamid Rahayaan tidak ikut serta dalam pilkada serentak 27 Juni nanti. “Untuk Kota Tual, karena wakil walikotanya tidak ikut mencalonkan diri, sehingga harus diusulkan sebagai Plt Walikota Tual ,” ungkapnya. (Ambon Ekspres)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>