Published On: Wed, Jan 10th, 2018

Murad Janji Turunkan Angka Kemiskinan

Share This
Tags

“Ini janji, dan harus kami lakukan. Turunkan urutan Maluku provinsi termiskin dari posisi nomor empat ke urutan 17 di Indonesia.”

Rival kuat petahana di kontestasi Pilgub Maluku 2018, Irjen (Pol) Murad Ismail berjanji akan menurunkan angka kemiskinan masyarakat Maluku jika terpilih. Murad menyatakan, dirinya tidak ingin seperti yang lain, yang jika ada atau tiada, sama saja. Tidak memberikan warna terhadap pembangunan di Maluku.

Mantan Dankor Brimob Polri ini mengungkapkan, dirinya rela melepas jabatan. Dikarenakan Pilgub yang  akan datang merupakan satu-satunya kesempatan untuk mewujudkan kepemimpinan baru di Maluku.

“Saya jenderal bintang dua. Dipersiapkan bintang tiga. Jabatan satu-satunya di Brimob itu saya lepas, karena kesempatan ini tidak akan dua kali datangnya,” ujar Murad sesaat sebelum menerima rekomendasi Partai Gerindra, di Kantor DPD Partai Gerindra Maluku, Selasa (9/1) kemarin.

Saat berbicara, Murad mengaku punya modal ‘’networking’’ untuk bangun Maluku. Dengan jejaring yang luas, bahkan kedekatan komunikasi dengan Presiden Jokowi. Menurutnya, untuk memajukan Maluku, jati diri selaku anak negeri lebih dulu harus diangkat. Bangga sebagai orang Ambon dan orang Maluku akan mendorong keinginan untuk bangkit dari ketertinggalan.

Dia berharap mampu membuat banyak perubahan jika terpilih sebagai Gubernur Maluku. Dan berjanji tak ingin seperti ‘yang lain’ memimpin daerah namun tidak membawa perubahan yang berarti.  “Begitu kita jadi Gubernur akan ada perubahan. Ada warna. Jangan seperti yang lain, antara ada dan tiada. Saat ada, gak ada perubahan. Tiada juga sama. Gak ada perubahan,” katanya.

Murad juga menyatakan, akan menjadikan angka “17” sebagai target. “Ini janji, dan harus kami lakukan. Turunkan urutan Maluku provinsi termiskin dari posisi nomor empat ke urutan 17 di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Hendrik Lewerissa yang batal mendampingi Murad berharap akan muncul kepemimpinan yang baru di Maluku. Menurut dia, kepemimpinan daerah saat ini hanya meninggalkan sakit hati bagi anak negeri.

Salah satunya, kualitas pendidikan terendah dibanding daerah lain. Disebabkan berbagai kebijakan birokrasi yang terkesan primordialis atau kelompok. Kata Hendrik, hal itu jauh dari konsep hidup orang basudara, yang merupakan prinsip hidup masyarakat Maluku.

Dan kebijakan sepihak atau kelompok tersebut salah satunya menimbulkan kerugian keuangan pada sejumlah perusahaan daerah. “Karena itu Gerindra bertekad untuk menjadikan bapak berdua sebagai pemimpin di Maluku,” ujar Hendrik Lewerissa kepada Murad Ismail, yang kemarin turut didampingi Barnabas Orno.

Dengan rekomendasi Gerindra, pasangan Balon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku Murad Ismail-Barnabas Orno resmi mengantongi satu lagi asupan dukungan politik Parpol. Keputusan politik Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto itu langsung disampaikan Hendrik Lewerissa kepada Murad dan Orno, tepat pukul 12.25 WIT kemarin di kantor DPD Partai Gerindra Maluku di sekitar kawasan Ambon City Center, Desa Passo Kecamatan Baguala.

Setelah delapan Parpol yang mengusung pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno, Partai Persatuan Indonesia, pimpinan Hary Tanoe (HT)juga menyatakan dukungan. Pantauan Kabar Timur, kemarin, Barnabas Orno datang ke kantor DPD Partai Perindo Maluku. Ia  didampingi Hamzah Sangadji yang merupakan kader partai baru ini terkait rekomendasi dukungan Parpol tersebut.

Juru Bicara pasangan Balon dengan akronim “Mas-Bro” ini, Azis Tuny kepada Kabar Timur menjelaskan, sedianya, pendaftaran pasangan tersebut di KPU Maluku dilakukan Selasa kemarin. Tapi ditunda, hari ini, agar lebih leluasa dan tidak bersinggungan dengan tim kubu lain, yang mendaftar kemarin. Yakni pasangan Balon Perseorangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>