Fish & Product Expo and Maluku Expo 31 Juli - 5 Agustus 2010

DPD RI Asal Maluku Dukung Daud Jadi "Idola Cilik"
Keempat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Provinsi Maluku mendukung langkah Daud Waas di ajang acara pencarian bakal "Idola Cilik" yang dilaksanakan lembaga penyiaran RCTI.
Jakarta - Keempat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Provinsi Maluku mendukung langkah Daud Waas di ajang acara pencarian bakal "Idola Cilik" yang dilaksanakan lembaga penyiaran RCTI.
"Anggota DPD RI asal Provinsi Maluku secara moral maupun financial mendukung langkah langkah Daud Waas di ajang "Idola Cilik" karena hingga saat ini belum ada satu penyanyi asal Maluku yang memenangkan acara pencarian bakal seperti itu," ungkap anggota DPD RI asal Maluku, John Pieris kepada Siwalima di ruang kerjanya, Selasa (19/1).
Pieris mengatakan berdasarkan pengamatan secara akademik oleh berbagai pihak yang terkait Daud Waas diprediksi akan berhasil menjadi "Idola Cilik" di tahun 2010 ini.
"Pengamatan-pengamatan akademik menyatakan dia bisa berhasil dan tentunya prestasi ini akan mengangkat nama masyarakat Maluku sehingga sebagai anggota DPD RI tentunya kita berempat mempunyai tanggung jawab moral spiritual yang kuat untuk mendukung langkah Daud Waas di ajang pencarian bakat tersebut," katanya.
Pieris juga berharap masyarakat Maluku secara keseluruhan serta masyarakat lainnya yang memiliki pemahaman musik yang baik untuk mendukung Daud Waas karena ia memiliki kemampuan bernnyanyi yang sangat baik.
"Saya juga selama ini juga selalu mengajak masyarakat dimanapun saya temui untuk turut mengirimkan Short Messages Service (SMS) mendukung Daus Waas," jelasnya.
Kedepan, menurutnya, sudah harus dipikirkanya adanya regenerasi penyanyi asal Maluku.
"Kedepan harus ada regenerasi penyanyi-penyanyi asal Maluku sehingga jangan ada stagnasi. Anak-anak yang memiliki kemampuan bernyanyi yang baik harus dipersiapkan untuk mengikuti acara serupa di tahun-tahun berikutnya termasuk juga menggalakan festival penyanyi cilik," ungkapnya.
Pieris juga berharap kedepan, Universitas Pattimura dapat juga membuka program studi seni musik atau seni suara, sehingga dapat mendukung proses regenerasi penyanyi-penyanyi asal Maluku.
Sementara itu, anggota DPD RI asal Maluku, Jack Ospara berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dapat memberikan beasiswa kepada Daud Waas yang berhasil masuk dalam deretan finalis penyanyi cilik terbaik di ajang acara pencarian bakal "Idola Cilik" tahun 2010 ini.
"Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon harus memberikan beasiswa agar dia bisa belajar terus.
Anak-anak yang mepunyai talenta bahkan membawa nama Maluku di tingkat nasional harus diberikan beasiswa agar mereka dapat belajar selain bernanyi," ungkap Ospara kepada Siwalima di ruang kerjanya, Selasa (19/1).
Dikatakan, anggota DPD RI asal Maluku tetap mendorong Daud Waas untuk menjadi "idol" dengan memenangkan "Idola Cilik" 2010.
"Kita juga akan mendorong dia tidak hanya sebatas jadi ‘idol' sehingga jika dia sukses jadi ‘idol' maka langkahnya tidak terhenti disitu sebab dengan menjadi seorang ‘idol' saat cilik belum jadi jaminan di masa depan sehingga harus terus belajar dan mengembangkan diri," katanya.
Ospara menjelaskan, anak-anak yang mempunya talenta harus didukung supaya mereka bisa mengembangkan talenta yang dimilikinya dengan sebaik mungkin.
"Dasar pikir itulah yang membuat saya bersama anggota DPD RI asal Maluku memberikan dukungan dengan sukacita dan senang hati," jelasnya.
Sementara itu, salah satu pendamping Daud Waas selama berada di Jakarta, Lina Marantika juga berharap para anggota DPD RI asal Maluku dapat memberikan beasiswa kepada Daud Waas.
"Para anggota DPD RI asal Maluku kiranya dapat memberikan beasiswa kepada Daud Waas selama lima tahun masa bhakti mereka sebagai senator," ungkap Marantika kepada Siwalima di Jakarta, Selasa (19/1).
Ditambahkan, selama ini pihaknya selalu memperoleh dukungan dari anggota DPD RI asal Maluku guna mendukung keikutsertaan Daud Waas di ajang acara pencarian bakal "Idola Cilik". (S-12)





