Published On: Wed, Oct 8th, 2014

NTP Maluku Bulan September 2014 Turun 0,64 Persen

Share This
Tags

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada bulan September 2014 adalah sebesar 100,43, atau turun sebesar 0,64 persen dibanding bulan Agustus 2014 yang tercatat sebesar 101,08. Penurunan ini disebabkan oleh perubahan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar -0,58 persen, lebih rendah dibanding perubahan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 0,06 persen.

Demikian keterangan pers Kepala Provinsi Maluku Ir. Diah Utami, M.Sc kepada wartawan di Kantor BPS Maluku (1/10) lalu.BPS

Menurut Diah Utami, capaian NTP tertinggi pada bulan September 2014 terjadi di sub sektor hortikultura sebesar 109,75, sedangkan NTP terendah terjadi di sub sektor tanaman pangan sebesar 93,52.

Penurunan NTP Provinsi Maluku pada September 2014 disumbangkan oleh penurunan pada beberapa sub sektor yakni tertinggi pada sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,55 persen, diikuti sub sektor perikanan sebesar 1,01 persen, dan sub sektor tanaman pangan sebesar 0,93 persen. Sedangkan sub sektor peternakan dan sub sektor hortikultura mengalami kenaikan NTP masing-masing sebesar 0,43 persen dan sebesar 0,39 persen.

Pada bulan September 2014, terjadi Inflasi Perdesaan di Provinsi Maluku sebesar 0,04 persen yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga di beberapa kelompok pengeluaran terutama disebabkan oleh naiknya indeks pada kelompok sandang sebesar 0,26 persen.

Pada bulan September 2014, kelompok transportasi masih tetap menduduki urutan tertinggi kelompok pengeluaran petani untuk ongkos produksi, yaitu sebesar 113,42 sedangkan peningkatan pengeluaran yang tertinggi juga terjadi di kelompok transportasi sebesar 0,25 persen.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Maluku pada September 2014 tercatat sebesar 110,20, atau turun sebesar 0,68 persen dibanding Agustus 2014 yang tercatat sebesar 110,95, disumbangkan oleh penurunan NTUP pada sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,41 persen, diikuti sub sektor perikanan sebesar 1,25 persen, dan sub sektor tanaman pangan sebesar 1,20 persen.

NTUP tertinggi pada September 2014 terjadi pada sub sektor hortikultura sebesar 121,02 dan terendah adalah sub sektor tanaman pangan sebesar 104,01.(Tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>