Published On: Mon, Nov 30th, 2015

Palsukan Tanda Tangan Raja, Wakil Rakyat Haruku Dipolisikan

Share This
Tags

ec08d45356fb8a617169777048599704_XLAnggota DPRD Maluku Tengah dari Partai Bulan Bintang (PBB) daerah pemilihan (Dapil) Dua Maluku Tengah, Maur Karepesina dipastikan berurusan dengan proses hukum. Akibat perbuatannya memalsukan Tanda Tangan Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Kabauw Kecamatan Pulau Haruku, Zainudin Karepesina.

“ Pemalsuan tanda tangan ini sudah saya adukan ke Polres Maluku Tengah. Jumat (27/11),” ungkap  Zainudin Karepesina. Keputusan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum sudah bulat. Sebab menurutnya perbuatan Maur yang terang-terangan merupakan perbuatan melanggar hukum.

Akibat perbuatan MK yang berimbas pada kerugian warga Kabauw. “ Ini terkait dengan pengajuan dua bundle Proposal bantuan modal usaha ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Maluku Tengah oleh MK  yang didalamnya terdapat tandatangan saya selaku kepala pemerintah negeri Kabauw. Padahal, kata Zainudin proposal itu tidak pernah saya tandatangani. Proposal itu telah mendapat persetujuan  dinas,” terang  Zainudin.

Zainudin membeberkan perbuatan MK yang merugikan warga Kabauw. Akibat ulah Maur, proposal yang diajukan oleh pemerintah Negeri tidak terakomodir.  “Jadi, sesuai dengan ketentuan yang diterangkan pihak Dinas Koperasi, proposal yang disetujui hanya dua. Dan itu adalah proposal yang terdapat pemalsuan tanda tangan saya. Sedangkan dua proposal yang sah dikeluarkan oleh Pemerintah negeri Kabauw yang mengakomodir warga Kabauw dari semua kalangan malah ,” ujarnya.

Informasi beredar, Proposal milik MK adalah salinan dari Proposal pemerintah negeri yang kemudian hanya dikoreksi pada bagian nama kelompok usaha dan struktur keanggotaan saja. Namun dengan bermodal kapasitas sebagai anggota DPRD, proposal tersebut kemudian dikawal hingga dapat disetujui.

“Konsideran proposal milik Maur dengan proposal pemerintah negeri hampir tidak ada perbedaan pada konsiderannya. Kepala koperasi sempat ditekan untuk tidak membocorkan keberadaan proposal yang diusulkannya kepada pihak manapun,”  beber Zainudin.

Proposal yang dipalsukan menggunakan tandatangan KPN Kabauw adalah Proposal Kelompok Usaha Bersama Janda Manis dan kelompok Usaha penjual Pulsa Negeri Kabauw. “ Pada proposal Kelompok Usaha Penjual pulsa Negeri Kabauw, pemalsuan tandatangan terdapat pada bagian mengetahui Raja Negeri Kabauw pada lembaran Struktur anggota kelompok, pada lembaga penjelasan proposal, dan pada surat keterangan kelompok. Pada proposal Kelompok Usaha penjual pulsa Negeri kabauw, pemalsuan terdapat pada bagian mengetahui pada bagian surat permohonan bantuan dan, pada penjelasan proposal,” tandasnya.

Zainudin sudah membuat surat pengaduan pemalsuan tandantangan KPN Kabauw oleh Maur Karepesina tersebut kepada Kapolres Maluku Tengah sebagai upaya hukum, sedangkan kepada Ketua DPRD Maluku Tengah, Badan Kehormatan DPRD Maluku Tengah,  Fraksi Bintang Nasional DPRD Malteng, Ketua DPC partai Bulan Bintang Kabupaten Maluku Tengah, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Maluku Tengah sebagai tembusan. Maur dalam proposalnya hanya memasukan orang orang yang memilihnya sebagai anggota DPRD pada saat Pemilu tahun 2014. (kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>