Published On: Sat, Oct 29th, 2016

Pasangan Calon Ideal Miliki Program Kerja Berkualitas

Share This
Tags

penjabat-wali-kota-ambon-frPenjabat Wali Kota Ambon, Frans Johanis Papilaya menginginkan idealnya pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota memiliki program yang berkualitas dengan menyentuh kepentingan masyarakat.

“Masyarakat Ambon menginginkan kompetisi yang sehat di Pilkada pada 15 Februari 2017 dengan memiliki program kerja dan ide yang sesuai harapan. Adu ide tersebut akan menghasilkan proses Pilkada yang substantif,” katanya, di Ambon, Jumat (28/10).

Menurut dia, masyarakat Ambon memiliki segudang harapan terhadap kedua pasangan calon karena itu penting bagi pemangku kepentingan untuk berkomitmen menjaga pelaksanaan Pilkada 2017.

Perwujudan penyelenggaraan Pilkada kota Ambon pada 2017 yang berintegrasi dan damai terwujud dari komitmen pasangan calon bersama tim kampanye dan para pendukung.

Komitmen tersebut terwujud dalam penggunaan tutur bahasa yang santun, sejuk dan menggugah rasa memiliki warga terhadap kota yang mereka diami.

“Mari katong (kita) hindari berbicara hal-hal yang sebenarnya tidak diinginkan masyarakat, seperti saling mencaci atau lebih parah lagi memfitnah,” ujarnya.

Frans mengatakan, KPU dan Panwaslih kota Ambon juga diminta untuk berkomitmen menjunjung tinggi integritas sehingga independensi penyelenggaraan Pilkada tetap terjaga.

“Akan tetapi jika ada jajaran penyelenggara Pilkada yang menyalahgunakan wewenangnya, atau berpihak pada salah satu peserta Pilwakot. Kami mengharapkan agar dapat mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan, kesuksesan Pilwakot Ambon menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya KPU dan panwaslih sebagai penyelenggara.

“Kita berharap seluruh tahapan berjalan dengan sukses yang ditunjukkan dengan tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya, selain itu pelanggaran yang semakin sedikit bahkan dimungkinkan tidak terjadi pelanggaran dan perhelatan,” tandasnya.

Diakuinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkepentingan dalam penyelenggaraan Pilwakot dalam batasan tertentu antara lain memfasilitasi penyelenggaraan pilkada kepada KPU dan Panwaslih, serta pihak terkait yakni TNI dan Polri.

Selain itu validasi data kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna membantu KPU dalam pemutakhiran data pemilih, penyiapan aparatur yang akan terlibat sebagai komponen penyelenggara dari tingkat kecamatan , hingga tingkat desa, negeri dan kelurahan.

“Membantu KPU dalam penyelenggaraan sosialisasi secara berjenjang kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, sebagai bentuk peningkatan partisipasi masyarakat,” kata Frans.(tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>