Published On: Sat, Jun 17th, 2017

Pasca Pemilihan Wawali Tual Senin, DPRD Serahkan Hasil ke Gubernur

Share This
Tags

Dipastikan Senin (19/6) DPRD Kota Tual akan menyerahkan hasil paripurna penetapan Wakil Wali­kota Tual Abdul Hamid Rahayaan kepada Gubernur Said Assagaff.

“Senin (19/6) baru kita serahkan hasilnya kepada Pak Gubernur secara resmi,” kata Ketua DPRD Tual Fadila Rahawarin kepada Siwalima melalui telepon seluler­nya, Jumat (16/6).

Walaupun begitu, menurutnya, DPRD telah memberitahukan secara lisan hasil paripurna tersebut kepada gubernur, disela-sela Safari Ra­madhan Pemprov di Tual, Jumat (16/6).

“Beliau ada disini, kita sudah sampaikan secara tetapi resminya nanti hari Senin,” ujarnya.

Rahayaan yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPD Provinsi Maluku Bidang Ormas Politik Kepartaian terpilih dalam rapat paripurna DPRD Kota Tual, Rabu (14/6) dengan memperoleh 13 suara mengalahkan pesaingnya, Abdul Wahid Fakau­bun. Anggota DPRD Tual dari PBB itu hanya meraih 1 suara.

Temui Gubernur

Sementara itu, DPW PKS Maluku telah menemui Gubernur Said Assagaff untuk menyampaikan keberatan terkait proses pemilihan wakil walikota Tual sisa massa jabatan.

Keberatan yang diajukan oleh DPW PKS Maluku, lantaran sejak awal, proses atau mekanisme pengusulan nama dari lima partai pengusung hingga pemilihan oleh DPRD, menyalahi aturan dalam UU Nomor 10 tahun 2016 dan Tata Tertib DPRD Kota Tual mengenai pemilihan wakil walikota taul sisa massa jabatan.

Ketua DPW PKS Maluku, Azis Sangkala menjelaskan, saat pertemuan yang berlangsung, Jumat (16/6), PKS meminta agar gubernur dapat meneliti dan mengkaji secara detail hasil pemilihan wawali yang dimulai dari prosedur awal hingga pemilihan.

“Kita sudah bertemu dengan gubernur untuk sampaikan kebe­ratan dari PKS terkait berbagai pelanggaran yang terjadi dalam proses pemilihan Wawali Tual sisa massa jabatan,” ungkap Sangkala kepada Siwalima, Jumat (16/6).

Tidak hanya itu, Sangkala juga berharap agar gubernur bisa bertindak adil untuk melakukan pengkajian atas pemilihan Wawali Tual. Dengan begitu ada jalan keluar yang baik demi kebaikan demokrasi dalam proses pemilihan kepala daerah.

“Kita berharap gubernur bisa benar-benar dapat berdiri diatas hukum, karena negara ini negara hukum sehingga beliau bisa mengkaji pengusulan DPRD terkait pemilihan wakil walikota sebelum ditindaklanjuti ke Kemendagri,” harapnya.

Menurut Sangkala, respon balik dari Gubernur Maluku sangat baik, karena akan mengkaji hasil pemilihan oleh DPRD Kota Tual.

Sebagaimana diketahui, Rahayaan terpilih dalam rapat paripurna yang diikuti 14 dari 19 anggota DPRD Kota Tual.

Kelima anggota yang tidak meggunakan hak suaranya saat paripurna yaitu Wakil Ketua DPRD Zainal Kabalmay yang izin menghadiri rapat Partai Hanura di Jakarta dan satu anggota sakit. Sementara dua anggota serta satu Wakil Ketua DPRD dari PKS Hassan Reniuryaan walkout sesuai perintah partainya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>