Published On: Tue, Dec 8th, 2015

PDIP Maluku Terjunkan Ratusan Pemantau Politik Uang

Share This
Tags

pdipPDI Perjuangan Maluku telah menerjunkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemantau pilkada serentak guna mengantisipasi terjadinya praktek politik uang.

“Kami sudah terjunkan ke lapangan untuk memantau terjadinya aktivitas politik uang kepada masyarakat jelang hari pencoblosan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae di Ambon, Selasa (8/12).

Untuk Kabupaten Kepulauan Aru, partai berlambang banteng kekar moncong putih ini mengerahkan sedikitnya 78 orang pemantau yang menyebar di berbagai lokasi karena ada indikasi kuat tim sukses kandidat tertentu akan melakukan praktek politik uang.

Menurut dia, Kepulauan Aru memiliki wilayah yang terdiri dari pulau-pulau dan rentang kendalinya sangat tinggi sehingga berbagai pelanggaran pilkada serentak bisa saja terjadi tanpa ada yang mengawasinya secara seksama.

Sama halnya dengan Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Seram Bagian Timur terdapat pulau-pulau berpenduduk tetapi jauh dari pusat kota kecamatan dan kabupaten.

PDI Perjuangan juga berharap kepada setiap kandidat mengimbau konstituennya maupun tim sukses bisa menjaga keamanan di lapangan serta punya mental siap menang dan siap kalah.

“Jangan cuma siap menang saja tidak mau kalah, dan kalau rakyat sudah menentukan pilihan maka haruslah berbesar hati untuk menerima apa pun hasilnya nanti,” ujar Edwin.

Saat ini PDI Perjuangan sudah selesai melakukan distribusi para saksi pilkada serentak di lapangan dan terakhir Kabupaten Buru Selatan dan Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, sudah selesai dilakukan distribusi saksi.

“Untuk daerah lain belum ada informasi terbaru tetapi saksi kami juga dibekali dengan pemahaman itu guna mengantisipasi politik uang,” katanya.(tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>