Published On: Mon, Dec 22nd, 2014

Pemkot Ambon Susun Profil Kawasan Kumuh

Share This
Tags

скачанные файлыPemerintah Kota Ambon, Maluku, menyusun profil kawasan kumuh untuk dikembangkan pada 2015, kata Kepala dinas Tata Kota setempat Deny Lilipory.

“Sedikitnya ada 15 kawasan di­tetapkan sebagai ka­wasan kumuh di Kota Ambon sesuai SK Wali Kota, sehingga perlu ditata kembali guna mewujudkan lingkungan permukiman di perkotaan yang asri melalui penyusunan profil pada 2015,” katanya di Ambon, Jumat.

Menurut dia, penyusunan profil dilakukan untuk meng­etahui sarana dan prasarana yang harus dibuat pemerintah seperti pembangunan jalan setapak saluran air, rumah, lampu jalan dan lainnya.

Upaya ini diSesuaikan target Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2019 yakni tidak lagi ada kawasan kumuh di Indonesia termasuk di Kota Ambon.

“Tahap awal dilakukan pembuatan profil kawasan ku­muh di tahun 2015, setelah itu tahapan pembangunan akan disesuaikan dengan anggaran yakni APBD kota dan provinsi maupun APBN,” katanya.

Deny mencontohkan, di kawasan Batu Merah terdapat kawasan kumuh sebanyak 50 unit rumah harus diperbaiki, pihaknya akan menyesuaikan dengan kemampuan keua­ngan Kota Ambon untuk mem­bangun beberapa unit.

“Sedangkan lainnya akan diselesaikan oleh pemerintah provinsi, sementara itu untuk pembangunan seperti ja­lan setapak ata lainnya dise­lesaikan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Upaya tersebut, lanjutnya dilakukan agar pembangunan tidak sepihak, tetapi harus dilakukan skala prioritas agar target pemerintah pada tahun 2019 tidak ada lagi kawasan kumuh di kota ini.

Pihaknya menargetkan tahun 2019 seluruh kawasan kumuh di Ambon selesai dibenahi, melalui pembenahan bangunan, sanitasi serta pemenuhan air bersih.

Relokasi warga dan pem­bangunan rumah susun (ru­sun) merupakan langkah yang tepat, tetapi semua itu tidak mudah karena mem­butuhkan lokasi baru untuk memindahkan warga.

“Kami berupaya minimal dengan menata kembali ka­wasan kumuh melalui penye­diaan air bersih, sanitasi yang baik agar warga da­pat menikmati keasrian ling­kungan,” tandasnya.
Ia menambahkan, target penataan tersebut sejalan dengan program kementerian Pekerjaan Umum 100,0,100 yakni 100 persen air minum terpenuhi, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen sa­nitasi.

Upaya ini dilakukan bersama seluruh SKPD terkait untuk mewujudkan kawasan di Ambon yang bersih, sehat dan asri,” kata Denny Lilipory. (katim)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>