Published On: Tue, Nov 14th, 2017

Pendamping Murad Masih Digodok, Orno Menguat

Share This
Tags

PDIP masih terus jadi teka teki terkait siapa figur pendamping Jenderal Murad Ismail yang disebut-sebut final direstui Megawati Soekarnoputri menuju Pilgub Maluku 2018. Sebelumnya Barnabas Orno hampir pasti bakal mendampingi Murad. Tapi kemudian, dua nama lain menguat, yaitu Herman Adrian Koedoeboen dan Mercy Barends, yang juga kader internal PDIP Maluku.

Nama Orno sebelumnya menguat dicalonkan mendampingi Dankakor Brimob Polri itu. Tapi Orno terganggu oleh masa berlaku surat tugas yang di-SK-kan oleh DPP PKB. Di lain pihak, Orno yang akrab disapa “Abas” ini disebut-sebut  bersikeras ia layak dicalonkan.

Dengan tujuh kursi PDIP ditambah 3 kursi PKB. Jadinya 10 kursi Parpol, ini ‘sangat’ memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal untuk dirinya dicalonkan sebagai kontestan Pilgub. Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Balon Gubernur-Wakil Gubernur DPD PDIP Maluku Hendrik Sahureka tidak mengiyakan atau membantah adanya polemik di DPP PDIP tersebut saat dikonfirmasi. Dia hanya menanggapi kalau soal surat tugas yang disebut-sebut tidak efektiv lagi untuk Orno, merupakan urusan internal PKB.”Sudah lah itu khan urusan PKB, soal surat tugas itu,” jawab  kepada Kabar Timur, melalui pesan singkat, Senin (13/11).

Sementara itu dari pihak PKB belum berhasil dimintai konfirmasi terkait masa berlaku surat tugas  Barnabas Orno dari DPP PKB itu. Sekretaris DPW PKB Maluku Fakhrudin Hayoto yang dihubungi, melalui telepon seluler, tidak memberikan respon. Baik SMS maupun telepon, tidak dibalas Fakhrudin, yang sebelumnya selalu menanggapi konfirmasi yang disampaikan Kabar Timur.

Sebelumnya sumber internal DPD PDIP Maluku mengungkapkan, polemik di DPP PDIP terkait calon pendamping Murad. Menurut sumber, polemik timbul karena Barnabas Orno bersikeras surat tugas DPP PKB masih efektiv berlaku.

Dengan tambahan rekomendasi PDIP, maka dia layak maju ke pertarungan Pilgub Maluku bersama Murad.

“Katong jadi pusing akhirnya, karena sebetulnya sudah tidak ada masalah lagi. Tapi tiba-tiba bola yang sudah hampir masuk di lobang itu, belum masuk betul-betul. Ilustrasinya seperti itu untuk Abas (Orno),” terang sumber internal DPD PDIP Maluku yang tak ingin jati dirinya diungkap ini, melalui telepon selulernya, Senin (13/11).

Disebutkan, tiga nama yakni Barnabas Orno, Herman Koedoeboen dan Mercy Barends sama-sama menguat. Tapi rapat pleno yang digelar DPP PDIP (10/11) lalu hanya menghasilkan keputusan final untuk Murad Ismail. Sementara untuk tiga nama itu, masih harus digodok sebelum ditetapkan mendampingi sang ‘Jenderal Polisi’.

Saat ini ungkap sumber lagi, suhu politik di DPP PDIP cenderung meningkat terkait penetapan calon pendamping Murad Ismail. Menurut dia, hal biasa dinamika PDIP meninggi jelang pemberian rekomendasi. Tapi ini tak berlangsung lama.

“Jelasnya Pak Murad hanya tunggu timing yang tepat untuk rekomendasi. Tapi untuk wakil, kita tunggu putusan ibu Mega. Jelasnya Abas (Orno) masih kuat. Tapi Pa Hery atau Mercy (Barends) juga disebut-sebut,” katanya.

Ditambahkan sumber sejak menguat bakal punya pendamping pasti dari hasil rapat pleno yang digelar DPP PDIP tersebut, sedianya Jenderal Murad, bakal diberikan SK rekomendasi di Ambon.

Langsung disampaikan oleh Sekjen DPP PDIP Hasto, hari ini di Tantui, lokasi dipusatkannya acara HUT Brimob POLRI secara nasional itu. Tapi, kata sumber, karena wakilnya belum pasti, pemberian SK itu sepertinya bakalan molor, dua tiga hari.

(Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

BALAGU.COM - Berita Informasi Maluku