Published On: Fri, Nov 13th, 2015

Pentury Bantah Lakukan Pemerasan

Share This
Tags

Demokrat-MalukuAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku dari partai Demokrat provinsi Maluku, Max Pentury dengan tegas membantah semua pemberitaan mengenai adanya dugaan pemerasan yang diduga dilakukan olehnya.

“Melalui pemberitaan yang disampaikan salah satu media lokal di Kota Ambon, saya dituduh telah melakukan suatu perbuatan yang tidak pernah saya lakukan. Selama ini saya tidak pernah berhubungan untuk masalah keuangan atau transaksi politik lainnya dengan pihak-pihak yang disebut sebagaimana dalam pemberitaan tersebut, “ kata Pentury di Ambon, Kamis (12/11).

Dijelaskan, pemberitaan menyangkut dirinya yang diduga melakukan pemerasan terhadap Obeth Barends adalah tidak benar dan sangat merugikan diri serta keluarganya dan juga telah mencemarkan nama baik dirinya baik secara pribadi, maupun sebagai ketua GAMKI Maluku maupun sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku dan juga sebagai anggota DPD Demokrat Maluku.

Ditambahkan Pentury, selama ini relasi dirinya dengan para calon kepala daerah adalah dalam kapasitasnya sebagai fungsionaris partai Demokrat Maluku , dalam posisi sebagai wakil ketua yang membidangi bidang organisasi dan pemenangan pemilu, tanpa melakukan hal yang dituduhkan.

“Bagi saya pribadi, cara-cara berpolitik yang menggunakan strategi pembusukan nama baik semacam ini maupun penipuan dan manipulasi informasi serta pembohongan publik adalah cara-cara berpolitik yang rendah dan tidak bermartabat. Rakyat Maluku seharusnya tidak disuguhi dengan informasi palsu semacam itu. Saya bukanlah politisi semacam itu, “ paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Pentury mengajak semua pihak agar dalam berpolitik menggunakan cara-cara yang santun, bersih, dan cerdas sebagaimana pesan ketua umum Partai Demokrat.

Surat Pernyataan Direkayasa Yacobus Puttileihalat
Sementara itu Obeth Barends dalam surat pernyataannya yang diterima media ini dengan tegas menyatakan bahwa dirinya membuat surat pernyataan kronologis tanggal 7 Agustus 2015 atas perintah ketua DPD Demokrat Maluku Yacobus Puttileihalat.

Barends dengan tegas menyatakan bahwa semua surat pernyataan tersebut dibatalkan. Pasalnya surat pernyataan yang dibuatnya itu adalah hasil rekayasa Jacobus Puttileihalat dan untuk kepentingan pribadi Puttileihalat sendiri sebagai ketua DPD Demokrat Maluku.

Pada bagian akhir surat pernyataannya itu Barends mengatakan bahwa dirinya tidak pernah diperas oleh Max Sopacua, Max Pentury maupun Yoga Papilaya.

“Saya secara pribadi maupun atas nama keluarga besar Barends meminta maaf kepada Max Sopacua, Max Pentury dan Yoga Papilaya,” kata Barends. (tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>