Published On: Thu, Dec 7th, 2017

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Baik – Wagub: Kemiskinan Masih Tinggi

Share This
Tags

Kendati perekonomian selama tahun 2017 terus bertumbuh dengan baik, namun angka kemiskinan di Maluku yang sampai saat ini masih tinggi.

Hal ini diakui Wagub Maluku Zeth Sahuburua saat Pertemuan Akhir Ta­hun Bank Indonesia, yang dipusatkan di Nat­sepa Hotel, Rabu (6/12).

Di depan sejumlah SKPD lingkup pemprov, pemkot maupun dunia perbankan, Wagub mengatakan, perekonomian yang sudah membaik merupakan hasil dari berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah turut memberikan dampak yang positif.

Tapi yang disayangkan, angka ke­miskinan Maluku masih tinggi dan be­rada pada urutan nomor 4 ter­bawah. “Kalau kita lihat perkem­ba­ngan eko­nomi, dimana pertumbuhan ekonomi yang begitu bagus namun angka ke­mis­kinan masih tinggi. Pertumbu­han ekonomi baik tapi rakyat miskin,” katanya.

Ia juga mempertanyakan, indika­tor dalam rangka mengukur suatu daerah masuk kategori miskin ataukah tidak.

“Kenapa saya sampaikan demi­kian, menurut pemikiran saya indi­kator yang dipakai itu tidak benar. Kita punya pertumbuhan ekonomi dari tahun-ketahun membaik namun tingkat kemiskinan kita masih nomor empat di Indonesia. Ketika BPS melakukan survei mereka menggu­nakan indikator secara nasional, kalau diterapkan seperti di Maluku, itu sangat sulit maka angka kemis­kinan kita tidak akan turun, jadi saya mau katakan bahwa indikantor itu tidak pas dengan di Maluku,” ungkapnya.

Wagub menegaskan pemerintah akan terus berupaya agar angka ke­miskinan di Maluku dapat menurun.

Sementara Kepala Kantor Per­wakilan BI Provinsi Maluku, Bambang Pramasudi dalam laporan akhir tahun 2017, merincikan per­tumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan III tahun 2017 tumbuh 5,26% dibandingkan triwulan III tahun sebelumnya, sehingga pada triwulan IV-2017, ekonomi Maluku diperkirakan tumbuh Iebih tinggi.

“Secara keseluruhan tahun, kami memperkirakan bahwa ekonomi Maluku pada tahun 2017 dapat tumbuh lebih kuat dibandingkan nasional, yaitu pada rentang 5,7-6,1 % (yoy). Provinsi Maluku mampu menjaga momentum pertumbuhan, yang ditopang oleh kinerja fiskal pada paruh pertama 2017, serta penguatan ekspor pada paruh kedua,” rincinya

Menuju tahun 2018, katanya, prospek perekonomian Maluku diperkirakan akan menguat, yaitu sekitar 5,9 – 6,3% yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga sebagai motor utama. “Selain itu, kinerja ekspor perikanan diperkirakan akan terus membaik. Selain itu, ketersediaan energi juga meningkat, didorong oleh telah beroperasinya kapal pembangkit listrik. Investasi swasta diperkirakan akan menguat seiring menguatnya prospek bisnis, yang kemudian mendorong peningkatan lapangan kerja,” ungkapnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

- BALAGU.COM